HOTNEWS.ID - Gelaran akbar festival belanja 618 di Tiongkok, yang berlangsung dari 26 Mei hingga 21 Juni 2026, justru diwarnai dengan tren penurunan minat konsumen terhadap ponsel produksi dalam negeri. Fenomena ini menjadi sorotan serius di tengah upaya promosi besar-besaran yang digencarkan oleh para produsen.

Data terbaru dari firma riset terkemuka, Counterpoint, menunjukkan adanya penurunan penjualan ponsel Tiongkok yang cukup signifikan. Angka tersebut tercatat sebesar 13% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Penurunan ini mengindikasikan adanya pelambatan di pasar ponsel Tiongkok, yang biasanya dikenal sangat dinamis dan memiliki daya serap pasar yang tinggi. Ini menjadi tantangan baru bagi para pemain industri.

Perlu dicatat, penurunan kinerja penjualan ini terjadi meskipun berbagai merek ponsel Tiongkok telah mengerahkan strategi pemasaran yang sangat agresif. Upaya ini termasuk pemberian diskon besar-besaran untuk menarik perhatian calon pembeli.

Para produsen ponsel Tiongkok menghadapi tekanan yang cukup berat akibat kenaikan biaya produksi yang terus merangkak naik. Hal ini turut memengaruhi margin keuntungan mereka, meskipun penjualan secara volume terkesan meningkat.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai strategi yang perlu diadopsi oleh para produsen agar tetap relevan dan mampu bersaing di tengah kondisi pasar yang semakin menantang. Kenaikan biaya produksi menjadi faktor utama yang membebani.

"Penurunan penjualan ponsel Tiongkok tercatat sebesar 13% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya," demikian diungkapkan oleh Counterpoint.

Perusahaan riset tersebut juga mencatat bahwa strategi promosi besar-besaran yang dilakukan oleh para produsen, termasuk pemberian diskon signifikan, belum sepenuhnya mampu mendongkrak penjualan secara optimal. Hal ini menunjukkan adanya faktor lain yang lebih mendasar memengaruhi keputusan pembelian konsumen.

Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, penurunan minat terhadap ponsel lokal ini menjadi perhatian karena Tiongkok merupakan salah satu pasar ponsel terbesar di dunia.