HOTNEWS.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali bersama Pemerintah Provinsi Bali secara resmi memperkuat komitmen bersama untuk menyukseskan penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026 di seluruh wilayah Pulau Dewata. Langkah ini menjadi krusial dalam memastikan tersedianya data ekonomi yang akurat dan komprehensif.

Penguatan komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan dokumen yang diselenggarakan pada Sabtu, 11 September 2026, bertempat di Kantor Gubernur Provinsi Bali. Acara tersebut dihadiri dan ditandatangani oleh Kepala BPS Bali serta Gubernur Bali.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa sensus ekonomi merupakan pilar fundamental bagi perencanaan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Data yang dihasilkan menjadi acuan utama dalam merumuskan berbagai kebijakan strategis.

"Khusus untuk Bali, sensus ekonomi 2026 dapat menjadi pijakan dalam upaya transformasi ekonomi yang selaras dengan filosofi Nangun Sat Kerti Loka Bali, di mana pembangunan Bali dalam seratus tahun ke depan berlandaskan pada nilai kearifan lokal dan budaya," ujar Amalia Adininggar Widyasanti.

Amalia Adininggar Widyasanti menekankan pentingnya ketelitian dan akurasi dalam pelaksanaan sensus di lapangan. Setiap petugas diharapkan bekerja secara detail agar tidak ada satu pun sasaran yang terlewatkan, demi menjamin kualitas data yang dikumpulkan.

Terkait hal tersebut, Amalia Adininggar Widyasanti memberikan arahan kepada para petugas di lapangan. Petugas diminta untuk bersikap ramah, sopan, dan mampu menyampaikan tujuan sensus dengan jelas kepada responden.

"Petugas sensus harus bekerja secara akurat, tidak boleh ada yang terlewat. Pastikan data yang diambil di lapangan akurat," jelas Amalia Adininggar Widyasanti dalam sambutannya pada Sabtu (11/7/2027).

Lebih lanjut, Amalia Adininggar Widyasanti berupaya meredakan kekhawatiran masyarakat terkait kerahasiaan data. Ia memberikan jaminan bahwa BPS akan menjaga kerahasiaan dan keamanan data yang telah dikumpulkan dengan sangat baik.

"Kami juga menyampaikan agar tidak perlu khawatir, kerahasiaan data akan kami jaga dengan baik, kemudian keamanan data akan kami jaga dengan baik," tegas Amalia Adininggar Widyasanti.