HOTNEWS.ID - Prancis kembali menjadi sorotan utama dalam perhelatan Piala Dunia 2026 berkat performa mematikan lini serang mereka. Dari seluruh pertandingan yang telah berlangsung, trio Ousmane Dembele, Kylian Mbappe, dan Bradley Barcola dinilai sebagai trisula paling efektif di turnamen tersebut.
Trio lini depan Prancis ini terbukti sangat produktif dengan total kontribusi 13 gol dalam perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Rincian kontribusi tersebut menunjukkan dominasi yang signifikan dari para pemain kunci Les Bleus dalam urusan mencetak gol.
Kylian Mbappe, sang kapten tim, menjadi mesin gol utama dengan torehan tujuh gol sejauh ini. Kecepatan luar biasa, akurasi tembakan yang mematikan, serta kelincahan mengolah bola menjadi senjata utama pemain yang dikabarkan akan segera bergabung dengan Real Madrid tersebut.
Ousmane Dembele juga menunjukkan peran krusial sebagai alternatif serangan yang efektif ketika Mbappe kurang bersinar. Pemain Paris Saint-Germain ini disebut memiliki naluri dan intuisi menyerang yang sangat tajam dan mampu membuka ruang pertahanan lawan.
Sementara itu, Bradley Barcola melengkapi trisula maut tersebut dengan kontribusinya berupa dua gol. Meskipun akurasi tembakannya mungkin tidak setajam dua rekannya, pergerakannya yang cerdik seringkali berhasil menciptakan kebingungan dan kesalahan fatal di lini belakang tim lawan.
Kreativitas lini serang Prancis tidak berhenti pada trio penyerang tersebut, karena mereka didukung oleh Michael Olise yang berperan sebagai pemasok bola. Pemain Bayern Munchen ini memimpin daftar pemberi assist terbanyak dengan lima umpan matang yang berbuah gol di Piala Dunia 2026.
Menghadapi gempuran trio mematikan ini, Maroko harus menyiapkan strategi khusus, terutama di sisi kiri pertahanan mereka. Sisi kanan yang dijaga Achraf Hakimi dianggap cukup tangguh dan berpotensi membendung pergerakan Mbappe yang sering beroperasi dari sisi kiri lapangan lawan.
Sebaliknya, sisi kiri pertahanan Maroko yang biasanya diisi oleh Noussair Mazraoui diprediksi akan menjadi area yang paling rentan dieksploitasi oleh kecepatan dan kelincahan trio penyerang Prancis tersebut. Pemain Manchester United itu dipastikan akan mendapat tekanan tinggi sepanjang pertandingan.
Menanggapi potensi ancaman tersebut, pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, mengklaim bahwa timnya telah melakukan persiapan matang. Ia telah menyiapkan formula khusus agar trio penyerang Prancis tersebut tidak berkutik saat kedua tim bentrok pada Jumat (10/7) WIB mendatang.