HOTNEWS.ID - Tragedi menyayat hati menimpa seorang bocah laki-laki berinisial I (4 tahun) di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, setelah ia mengalami kecelakaan fatal. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah berjuang untuk hidup usai terjebak dalam sebuah lubang konstruksi yang cukup dalam.
Peristiwa nahas ini terjadi dan mulai terungkap pada Sabtu malam, tepatnya menjelang tengah malam. Korban dilaporkan awalnya sedang asyik bermain bersama teman-temannya di sekitar lokasi kejadian sebelum insiden memilukan itu terjadi.
Lubang tempat korban terperosok memiliki kedalaman yang mengkhawatirkan, yaitu mencapai 3,7 meter. Setelah upaya penyelamatan yang memakan waktu berjam-jam, korban berhasil dikeluarkan dari jebakan maut tersebut.
Meskipun berhasil dievakuasi dari lubang, kondisi I dilaporkan sudah sangat kritis. Korban segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat, namun nyawanya tidak tertolong.
Kronologi detail kejadian disampaikan oleh pihak berwenang melalui keterangan resmi mereka. Kejadian ini dikonfirmasi terjadi pada Sabtu (27/6) dan informasi mengenai evakuasi baru diterima pada hari Minggu (28/6).
Menurut keterangan yang diberikan oleh Command Center Damkar, penyebab utama insiden ini adalah kelalaian saat bermain di area proyek. "Awal kejadian korban main dan tanpa disadari masuk ke bawah pembatas seng dan berlari di area pengerjaan taman," bunyi keterangan resmi tersebut.
Lebih lanjut, keterangan dari Command Center Damkar menjelaskan momen ketika korban terjatuh ke dalam lubang. "Ketika sedang berlari, korban terperosok ke dalam lubang," tambah keterangan tersebut.
Kejadian ini menjadi pengingat penting mengenai pengawasan ketat orang dewasa terhadap anak-anak, terutama di area yang sedang menjalani konstruksi atau memiliki potensi bahaya tersembunyi. Pihak berwenang terus menyelidiki lebih lanjut mengenai standar keamanan di lokasi proyek tersebut.
Dikutip dari Command Center Damkar, kronologi awal insiden ini sangat jelas menggambarkan bahwa korban tidak sengaja masuk ke area berbahaya saat bermain. "Awal kejadian korban main dan tanpa disadari masuk ke bawah pembatas seng dan berlari di area pengerjaan taman," bunyi keterangan dari Command Center Damkar, Minggu (28/6).