HOTNEWS.ID - Pertandingan persahabatan internasional antara Argentina melawan Yordania baru-baru ini berakhir dengan kemenangan meyakinkan bagi skuad Tango, 3-1. Momen pasca-pertandingan ini menjadi sorotan utama karena adanya keputusan tak terduga terkait partisipasi bintang utama tim, Lionel Messi.
Keputusan mengenai komposisi pemain inti ini datang langsung dari perspektif pelatih kepala Argentina, Lionel Scaloni. Ia memberikan keterangan mengenai kondisi dan permintaan khusus dari sang kapten timnas.
Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh Scaloni, Messi sebenarnya mampu bermain penuh selama 90 menit pertandingan tersebut. Namun, sang pemain memilih untuk tidak memulai laga sejak awal babak pertama.
Hal ini menjadi bagian dari strategi manajemen kebugaran yang diterapkan oleh tim pelatih, meskipun Messi secara fisik dinyatakan siap bertanding. Keputusan ini menunjukkan adanya pertimbangan matang terkait beban bermain sang pemain.
Lebih lanjut, Lionel Scaloni menegaskan bahwa Messi memiliki opsi untuk bermain penuh, tetapi dia secara proaktif meminta untuk tidak menjadi starter. Keputusan ini didasari oleh dua pertimbangan penting yang telah dikomunikasikan kepada staf pelatih.
Scaloni menyatakan bahwa ia merasa kehabisan kata-kata untuk mendeskripsikan performa yang ditunjukkan oleh Lionel Messi setelah skuadnya berhasil mengamankan kemenangan 3-1 atas Yordania. Ini menunjukkan betapa impresifnya kontribusi Messi meski tidak bermain sejak menit awal.
Gelombang Pasang Ancam Permukiman Warga di Pesisir Pantai Monggalan Bali, Tembok Bangunan Roboh
"Messi bisa bermain 90 menit, namun ia memilih memberi menit bermain ke rekan setimnya," ujar Lionel Scaloni. Pernyataan ini mengindikasikan adanya rotasi dan kesempatan bagi pemain lain untuk mendapatkan waktu bermain.
Dilansir dari CNN Indonesia, momen penting ini terjadi pada hari Senin, 29 Juni 2026, pukul 10:29 WIB, setelah pertandingan berakhir. Informasi ini dirilis oleh pihak media yang meliput jalannya laga tersebut.
Pelatih Argentina tersebut kemudian menjelaskan lebih rinci mengenai alasan di balik permintaan khusus sang pemain untuk tidak menjadi starter. Permintaan ini berkaitan dengan dua faktor spesifik yang menjadi fokus utama tim medis dan kepelatihan.