HOTNEWS.ID - Gelombang tinggi secara tiba-tiba kembali menerjang kawasan pesisir Pantai Monggalan, yang berlokasi di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali, pada pagi hari ini. Kejadian ini memicu kekhawatiran serius di kalangan penduduk yang bermukim di wilayah tersebut.

Peristiwa ombak besar ini mulai terpantau oleh warga sekitar pada pukul 07.00 Wita, sebagaimana hasil pantauan langsung di lokasi kejadian. Gelombang pasang yang datang secara berulang kali menunjukkan intensitas yang cukup tinggi pada waktu tersebut.

Dampak langsung dari terjangan ombak tersebut terlihat jelas ketika air laut berhasil menyapu masuk ke area pekarangan rumah warga. Kondisi ini memaksa penduduk untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kerusakan properti mereka.

Salah satu kerusakan fisik yang tercatat akibat amplitudo gelombang adalah robohnya sebuah tembok pada bangunan yang diketahui telah lama ditinggalkan oleh penghuninya. Struktur bangunan tersebut tidak mampu menahan daya hantam gelombang laut yang kuat.

Seorang warga setempat bernama Ni Made Wati mengungkapkan rasa takutnya melihat kondisi alam yang tidak menentu tersebut. Ia merasakan kecemasan yang mendalam terhadap keselamatan tempat tinggalnya dan harta benda di sekitar rumah.

Kekhawatiran warga tersebut juga terfokus pada upaya penyelamatan aset ternak yang mereka miliki. "Saya tampak berupaya menyelamatkan ternak ayam milik saya karena khawatir air laut semakin tinggi dan menghanyutkan ternak yang berada di samping pekarangan rumah," tutur Ni Made Wati.

Situasi ini juga menyebabkan warga pesisir harus bersiaga penuh di sekitar area rumah mereka masing-masing. Mereka terus memantau perkembangan pasang surut air laut dan kekuatan gelombang yang menerjang pantai.

Dilansir dari detikBali, kegelisahan warga ini timbul karena ombak yang datang secara sporadis dan berulang kali mengancam area permukiman mereka. Kondisi ini memerlukan perhatian khusus dari pihak terkait mengenai mitigasi bencana pesisir.

Dikutip dari detikBali, kejadian ombak tinggi yang menerjang wilayah pesisir pantai tersebut terjadi pada pagi hari ini, dengan intensitas tertinggi teramati saat jam tujuh pagi waktu setempat.