HOTNEWS.ID - Zlatan Ibrahimovic, mantan bintang tim nasional Swedia, memberikan sorotan tajam mengenai atmosfer pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis melawan Paraguay. Duel yang berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk keunggulan Prancis tersebut diwarnai dengan permainan fisik yang sangat intens dari kubu Paraguay.
Pertandingan krusial tersebut diketahui berlangsung pada Minggu dini hari WIB, 5 Juli, dan menjadi perbincangan hangat bukan hanya karena hasil akhirnya, tetapi juga karena gaya bermain tim Amerika Selatan tersebut. Paraguay, yang dipimpin oleh Gustavo Gomez, menunjukkan intensitas tinggi yang cenderung provokatif di lapangan hijau sepanjang jalannya laga.
Menariknya, meskipun intensitas pelanggaran dari pemain Paraguay terbilang tinggi dan keras, wasit asal Uzbekistan, Ilgiz Tantashev, terlihat sangat hati-hati dalam mengeluarkan hukuman disipliner. Tidak ada satu pun kartu kuning yang dihadirkan wasit untuk tim Paraguay atas aksi-aksi keras mereka.
Kontrasnya, wasit justru mengeluarkan tiga kartu kuning yang ditujukan kepada pemain Prancis dalam pertandingan yang sama. Tiga pemain Les Bleus yang menerima peringatan tersebut adalah Bradley Barcola, Manu Kone, dan Michael Olise.
Ibrahimovic, yang saat ini aktif sebagai pundit, menyampaikan pandangannya mengenai situasi tersebut saat menjadi komentator dalam siaran Fox Sports. Ia menggambarkan betapa sulitnya menjaga emosi dalam kondisi permainan yang sedemikian rupa.
"Saya pasti menerima empat kartu merah dalam pertandingan ini. Dan mungkin mengirim seseorang [pemain Paraguay] ke suatu tempat," ucap Ibrahimovic saat memberikan analisisnya, sebagaimana dilansir dari media Prancis, L'Equipe.
Mantan penyerang legendaris tersebut memberikan pujian tersirat kepada para penggawa Prancis karena mampu menjaga fokus dan tidak terpancing oleh provokasi lawan. Menurutnya, kemampuan menahan diri adalah kunci kemenangan Prancis pada laga tersebut.
Ibrahimovic menekankan bahwa Kylian Mbappe dan rekan-rekannya telah menunjukkan kedewasaan dalam mengelola situasi panas di lapangan. Sikap tenang dari para pemain Prancis menjadi pembeda dalam duel yang sarat tensi tinggi tersebut.
"Pertandingan ini lebih tentang tidak membiarkan diri kita terpancing, tetap tenang, dan tidak terjebak dalam permainan mereka," kata Ibrahimovic, menggarisbawahi pentingnya pengendalian diri dalam menghadapi lawan yang bermain keras, Dikutip dari L'Equipe.