HOTNEWS.ID - Pada pekan ini, perusahaan teknologi terkemuka asal China, ZTE Corp., membuat gebrakan dengan memamerkan lini produk smartphone terbarunya. Untuk pertama kalinya, ZTE secara resmi memperkenalkan jajaran perangkat seluler yang dirancang secara kolaboratif dan telah dilengkapi dengan layanan kecerdasan buatan (AI) bawaan.
Langkah ini menunjukkan partisipasi ZTE dalam tren global yang semakin marak, di mana banyak perusahaan teknologi, khususnya dari China, berupaya mendesain ulang perangkat seluler mereka dengan menempatkan AI sebagai elemen inti.
Dalam sebuah konferensi teknologi bergengsi yang diselenggarakan di Shanghai, ZTE mendemonstrasikan sebuah perangkat yang mereka sebut sebagai smartphone AI agen pertama di dunia, yakni NaviX Ultra. Perangkat ini dihadirkan dalam empat pilihan warna menarik: hitam, merah muda, putih, dan biru.
Kemampuan unggulan dari NaviX Ultra adalah kemampuannya untuk mengaktifkan agen AI populer dari ByteDance Ltd., yang dikenal sebagai Doubao. Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini baik melalui perintah suara langsung maupun dengan menekan sebuah tombol fisik pada perangkat.
Demonstrasi ini dilakukan tidak lama setelah peluncuran perangkat serupa dari perusahaan lain, StepFun. Perangkat besutan StepFun ini juga dilengkapi dengan sistem operasi (OS) eksklusif dan agen AI bawaan yang diberi nama Amoo.
"ZTE Corp. untuk pertama kalinya memamerkan jajaran smartphone yang dirancang bersama dan dilengkapi layanan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bawaan," tulis Bloomberg.
Perusahaan telekomunikasi yang mendapat dukungan dari pemerintah China ini tampaknya serius dalam menggarap pasar smartphone AI. Langkah ini juga mencerminkan ambisi mereka untuk bersaing lebih kuat di kancah teknologi seluler global.
Kehadiran NaviX Ultra sebagai "smartphone AI agen pertama di dunia" menjadi sorotan utama dalam konferensi tersebut. Kemampuan integrasi AI yang mendalam diharapkan dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih personal dan efisien.
Langkah yang diambil ZTE ini sejalan dengan gelombang inovasi yang sedang melanda industri teknologi. Banyak produsen kini berlomba-lomba memasukkan fitur AI canggih guna meningkatkan daya tarik dan fungsionalitas produk mereka.