HOTNEWS.ID - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menekankan perlunya pengawalan berkelanjutan terhadap proses negosiasi perdagangan yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat (AS) terkait mekanisme pengenaan tarif impor. Pengawalan ini krusial untuk memastikan stabilitas dan daya saing industri dalam negeri di pasar Amerika.
Kepastian hasil dari negosiasi ini menjadi faktor penentu utama bagi kelangsungan industri nasional, khususnya sektor padat karya yang menjadi tulang punggung ekspor. Sektor-sektor seperti tekstil, pakaian jadi, alas kaki, dan furnitur sangat bergantung pada kondisi tarif yang berlaku.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Apindo, Shinta Widjaja Kamdani, pada hari Selasa, 16 Juni 2026, mengenai urgensi pengawasan diplomasi ekonomi saat ini. Proses negosiasi yang intensif ini merupakan bagian dari dinamika hubungan dagang bilateral antara kedua negara.
"Apindo memandang yang lebih penting saat ini adalah memastikan proses negosiasi dan mekanisme pengecualian tarif terus dikawal secara konsisten,” ujar Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani.
Shinta mencatat adanya perkembangan positif dalam hubungan dagang tersebut sejauh ini. Salah satunya adalah pengakuan AS terhadap komitmen Indonesia dalam menerapkan praktik ketenagakerjaan yang bertanggung jawab.
Selain itu, Indonesia memiliki peluang untuk mendapatkan pengecualian tarif bagi sejumlah produk strategis yang diekspor ke AS. Dibandingkan dengan 54 negara lain yang dikenakan tarif tambahan lebih tinggi, yaitu sekitar 12,5%, Indonesia relatif mendapatkan perlakuan tarif yang lebih ringan.
"Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan diplomasi ekonomi Indonesia sejauh ini berjalan di jalur yang konstruktif," sebut Shinta.
Apindo memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah pemerintah yang mengambil pendekatan konstruktif dan terukur dalam upaya negosiasi ini. Menurut Shinta, dunia usaha telah dilibatkan secara aktif melalui Apindo dan asosiasi sektoral lainnya.
Keterlibatan multi-pemangku kepentingan ini memastikan bahwa posisi Indonesia dalam perundingan dibangun secara komprehensif dan didukung oleh data yang kuat. Apindo menyerukan penguatan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta melalui semangat Indonesia Incorporated.