HOTNEWS.ID - Proses tumbuh kembang anak merupakan perjalanan yang sarat dengan aktivitas bermain, namun tidak semua permainan hanya menawarkan kesenangan semata. Permainan konstruksi, seperti Lego, kini semakin diakui memiliki manfaat edukatif yang mendalam.

Lego hadir sebagai media belajar yang sangat efektif, mampu mengasah berbagai kemampuan fundamental pada anak sejak usia dini. Melalui penyusunan balok-baloknya, anak-anak secara aktif melatih koordinasi tangan dan mata.

Permainan ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga merangsang perkembangan kognitif. Kemampuan memecahkan masalah dan berpikir spasial dapat diasah secara alami saat anak merancang dan membangun kreasi mereka.

Sebuah tinjauan jurnal ilmiah yang diterbitkan pada tahun 2026 memberikan landasan empiris mengenai manfaat ini. Jurnal tersebut mengulas studi-studi yang relevan dengan permainan Lego dan kreativitas anak.

Tinjauan yang berjudul 'Permainan Lego dan Kreativitas Anak: A Scoping Review' ini secara konsisten menunjukkan dampak positif yang signifikan. Studi-studi yang dianalisis dalam jurnal ini membuktikan peningkatan kreativitas pada anak yang bermain Lego.

"Permainan konstruksi seperti Lego kini diakui memiliki manfaat edukatif yang signifikan," demikian terungkap dari analisis mendalam tersebut, menggarisbawahi peran penting Lego di luar aspek hiburan semata.

Lebih lanjut, tinjauan jurnal ilmiah tersebut menekankan bahwa Lego mampu menjadi media belajar efektif untuk mengasah berbagai kemampuan fundamental anak. Hal ini mencakup spektrum perkembangan yang luas, dari aspek fisik hingga mental.

"Mulai dari perkembangan motorik halus hingga kemampuan kognitif, semua dapat distimulasi melalui permainan ini," jelas jurnal tersebut, memperkuat klaim bahwa Lego adalah alat stimulus yang komprehensif.

Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM.