HOTNEWS.ID - Kisah inspiratif datang dari Provinsi Jiangsu, China, di mana seorang kakek berusia 75 tahun bernama Zhu Yunchang menjadi sorotan publik karena upaya luar biasanya. Ia mengambil langkah tak terduga demi masa depan cucu tercinta yang tengah berjuang melawan penyakit langka.

Langkah tak terduga yang diambil oleh Zhu Yunchang adalah dengan memutuskan untuk menjadi seorang beauty influencer di platform daring. Keputusan ini didorong oleh kebutuhan mendesak untuk mengumpulkan dana bagi pengobatan cucunya.

Perjuangan ini menuntut jadwal yang sangat padat bagi sang kakek. Pada siang hari, ia sepenuhnya fokus merawat cucunya, Cao Jingyan, yang berusia sembilan tahun.

Sementara itu, kegiatan profesionalnya sebagai influencer dilakukan pada malam hari, di mana ia belajar dan melakukan siaran langsung mengenai riasan wajah. Hal ini menunjukkan pengorbanan waktu dan tenaga yang besar dari Zhu Yunchang.

Kondisi yang memaksa kakek ini melakukan hal tersebut berawal dari diagnosis yang diterima cucunya. Jingyan didiagnosis menderita spinal muscular atrophy (SMA) tipe 1 ketika usianya baru menginjak enam bulan.

SMA tipe 1 merupakan penyakit genetik serius yang menyebabkan kelemahan otot yang semakin parah dan mengganggu fungsi pernapasan. Kondisi ini sangat membatasi perkembangan fisik anak.

Situasi ini diperparah dengan prognosis awal dari tim medis yang sempat memberikan pandangan pesimistis mengenai harapan hidup Jingyan. Dokter sempat memprediksi bahwa Jingyan hanya akan mampu bertahan hingga usia 18 bulan.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, perjuangan heroik kakek ini menunjukkan betapa besarnya cinta dan tanggung jawab yang ia emban untuk cucunya. Ia rela mempelajari dunia baru demi mencari sumber pendanaan alternatif.

"Seorang kakek berusia 75 tahun bernama Zhu Yunchang, yang berasal dari Provinsi Jiangsu, China, kini menjadi sorotan publik atas dedikasinya yang luar biasa terhadap sang cucu," ujar JAKARTAHYPE.COM.