HOTNEWS.ID - Tim Nasional Argentina berhasil memastikan langkah mereka menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah melalui perjuangan keras melawan Cabo Verde. Pertandingan yang digelar di lapangan Miami, Amerika Serikat, ini berakhir dengan skor akhir 3-2 untuk keunggulan Argentina.

Laga ini berlangsung sangat intens dan penuh ketegangan, bahkan pertandingan harus dilanjutkan hingga babak perpanjangan waktu selama 120 menit penuh. Argentina sempat memimpin dua kali, namun semangat juang Cabo Verde membuat mereka mampu menyamakan kedudukan sebelum waktu normal usai.

Nasib baik Argentina dimulai pada babak pertama setelah jeda pendinginan (hydration break), ketika Lionel Messi berhasil membuka keunggulan. Keberhasilan ini berawal dari umpan panjang yang sangat akurat dilepaskan oleh Lisandro Martinez, yang kemudian dikuasai dengan baik oleh Messi sebelum melepaskan cungkilan indah melewati kiper lawan.

Dilansir dari Fifa, pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (4/7/2026) ini disaksikan oleh banyak pasang mata. Pertandingan tersebut memang berlangsung sangat sengit selama 120 menit penuh.

Berkat gol tersebut, Lionel Messi kini telah mengoleksi 20 gol di putaran final Piala Dunia 2026. Catatan ini secara otomatis menempatkan kapten Argentina tersebut kembali memimpin daftar sementara pencetak gol terbanyak dalam perebutan Sepatu Emas turnamen.

Memasuki paruh kedua, meskipun Argentina mendominasi penguasaan bola, Cabo Verde justru berhasil menyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat dari sisi kanan. Gol penyeimbang ini dicetak oleh Deroy Duarte setelah menerima umpan matang di dalam kotak penalti.

Tendangan mendatar Deroy Duarte berhasil melewati celah kaki Lisandro Martinez dan bersarang di gawang Emiliano Martinez, membuat skor menjadi 1-1 dan bertahan hingga waktu normal berakhir.

Sepanjang pertandingan, penjaga gawang Cabo Verde, Vozinha, menunjukkan penampilan yang sangat gemilang dengan mementahkan sejumlah peluang emas Argentina. Salah satu penyelamatan terbaiknya adalah ketika ia sukses menggagalkan peluang emas dari jarak dekat yang diciptakan oleh Messi, memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Argentina kembali memimpin hanya dua menit setelah perpanjangan waktu dimulai, memanfaatkan bola liar hasil dari situasi sepak pojok. Lisandro Martinez melepaskan tembakan keras ke tiang dekat yang tidak mampu dijangkau oleh Vozinha.