HOTNEWS.ID - Unit Reskrim Polsek Manyar baru-baru ini berhasil mengamankan seorang remaja laki-laki berinisial Wildan Alfarizi (17) yang berasal dari Jombang, Jawa Timur. Penangkapan ini dilakukan setelah remaja tersebut melakukan serangkaian tindakan penipuan di wilayah hukum Manyar.
Tindakan kriminal yang dilakukan Wildan berpusat pada upaya penipuan transaksi keuangan digital. Secara spesifik, pelaku mencoba melakukan pengisian saldo (top up) pada dompet digital miliknya menggunakan alat pembayaran yang tidak sah.
Peristiwa ini pertama kali terendus pada Rabu, 17 Juni 2026, setelah salah satu pemilik toko melaporkan kecurigaan terhadap transaksi yang mencurigakan. Korban melaporkan kejadian tersebut melalui saluran komunikasi resmi kepolisian, yaitu call center 110.
Pelaku melakukan aksinya di sebuah toko milik Muzayyanah, yang kemudian menjadi pihak yang pertama kali menyadari kejanggalan tersebut. Kecurigaan Muzayyanah muncul karena melihat gerak-gerik Wildan yang dinilai tidak wajar selama proses transaksi berlangsung.
Aksi penipuan ini melibatkan nominal yang signifikan dalam konteks transaksi kecil. Pelaku berhasil melakukan top up saldo uang digital dengan total nilai mencapai Rp 400 ribu.
Kapolsek Manyar, Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin, memberikan keterangan resmi mengenai kronologi penangkapan tersebut pada hari Selasa, 16 Juni. Ia mengonfirmasi bahwa laporan awal berasal dari pemilik toko yang merasa dirugikan.
"Pelaku ini melalukan top up saldo uang digital senilai Rp 400 ribu. Namun korban curiga dengan bentuk uang yang janggal," kata Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin.
Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa kecurigaan korban berujung pada pelaporan resmi kepada pihak berwajib. "Karena curiga, korban lapor ke 110," ujar Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin.
Dikutip dari detikJatim, terungkap bahwa uang yang digunakan oleh Wildan untuk membayar top up tersebut ternyata adalah uang mainan. Hal ini menjadi dasar kuat bagi kepolisian untuk melakukan proses penyelidikan lebih lanjut hingga akhirnya pelaku berhasil diciduk.