HOTNEWS.ID - Pagi hari di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dikejutkan oleh guncangan gempa bumi yang terjadi pada Sabtu dini hari, 20 Juni 2026. Getaran ini dilaporkan cukup terasa oleh sebagian warga di wilayah tersebut, bahkan dilaporkan sampai ke Marore.
Peristiwa seismik ini tercatat memiliki kekuatan magnitudo (M) 4,0 pada skala yang digunakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Informasi detail mengenai pusat gempa dan kedalamannya segera dirilis oleh lembaga tersebut.
Pusat gempa dilaporkan berada di lokasi yang spesifik, meskipun artikel sumber tidak merinci koordinat geografisnya. Yang pasti, getaran ini merupakan aktivitas tektonik yang lazim terjadi di wilayah Indonesia bagian timur.
Kedalaman hiposenter gempa ini ditetapkan berada pada 10 kilometer di bawah permukaan bumi. Kedalaman dangkal seperti ini seringkali menjadi faktor yang meningkatkan intensitas getaran yang dirasakan di permukaan.
Informasi resmi mengenai waktu kejadian dan kekuatan gempa tersebut disampaikan oleh BMKG melalui kanal komunikasi resminya. Kejadian ini terjadi pada waktu Subuh, menjelang pagi hari.
Detail waktu dan magnitudo gempa tersebut disampaikan secara ringkas melalui media sosial X milik BMKG. Dikutip dari media detikcom, BMKG mencatat parameter kejadian tersebut, "Mag: 4.0, 20-Jun-2026 04:56:18WIB," tulis BMKG dalam akun media sosial X miliknya dikutip detikcom, Sabtu (20/6/2026).
Waktu kejadian yang tercatat adalah pukul 04.56 Waktu Indonesia Barat (WIB), yang menunjukkan bahwa guncangan terjadi sebelum matahari terbit. Informasi ini penting untuk memudahkan pemetaan dampak dan respons jika diperlukan.
Meskipun kekuatan gempa relatif sedang, dampak getarannya dilaporkan meluas hingga ke wilayah Marore. Hal ini menunjukkan sensitivitas wilayah tersebut terhadap pergerakan lempeng tektonik di sekitar Kepulauan Sangihe.
Belum ada laporan lebih lanjut mengenai kerusakan material atau dampak signifikan lainnya akibat gempa magnitudo 4,0 ini. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.