HOTNEWS.ID - Sebuah insiden kekerasan yang berujung pada hilangnya nyawa terjadi di Kabupaten Jayapura, Papua. Korban adalah seorang gadis remaja berinisial DEP (15 tahun), yang meninggal dunia setelah dibakar oleh ibu tirinya sendiri.
Pelaku dalam peristiwa mengenaskan ini diketahui berinisial DY, yang usianya jauh lebih tua yakni 67 tahun. Aksi pembakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya perselisihan atau cekcok yang terjadi antara pelaku dan korban.
Kepolisian setempat telah melakukan penyelidikan mendalam mengenai kronologi kejadian yang sangat disayangkan ini. Pihak kepolisian membenarkan bahwa motif awal diduga berasal dari pertengkaran yang memanas.
Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Axel Panggabean, memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyelidikan kasus ini. Beliau mengonfirmasi bahwa keterangan saksi mengarah pada adanya konflik sebelum insiden terjadi.
"Dari hasil keterangan sejumlah saksi, peristiwa tersebut diduga bermula saat terjadi pertengkaran antara korban dan terduga pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, Dikutip dari detikSulsel, Sabtu (20/6/2026).
Peristiwa tragis ini tercatat terjadi pada Sabtu dini hari, tanggal 6 Juni, sekitar pukul 22.40 WIT. Lokasi spesifik kejadian berada di pinggir jalan menuju Kalkhote, tepatnya di wilayah Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur.
Kronologi menunjukkan bahwa pelaku melakukan tindakan keji tersebut dengan menyiramkan bahan bakar ke tubuh korban. Setelah korban tersiram cairan mudah terbakar, pelaku kemudian langsung menyulut api hingga korban terbakar.
Insiden yang berakhir dengan kematian DEP ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di wilayah Jayapura. Proses hukum terhadap DY kini sedang berjalan untuk mengungkap seluruh aspek dari tindak pidana tersebut.
Dikutip dari detikSulsel, Sabtu (20/6/2026), penetapan status hukum dan proses peradilan akan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku di Indonesia.