HOTNEWS.ID - Sebuah guncangan gempa bumi dengan magnitudo 4,7 sempat dirasakan oleh masyarakat di beberapa wilayah Sumatra Barat pada Minggu pagi, 21 Juni 2026. Kejadian ini terjadi menjelang waktu siang dan sempat mengejutkan warga setempat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera merilis data mengenai peristiwa tektonik tersebut. Pusat gempa bumi ini tercatat berada di wilayah Kota Pariaman dengan kedalaman hiposenter mencapai 28 kilometer di bawah permukaan bumi.

Meskipun pusatnya berada di Pariaman, getaran gempa tersebut dilaporkan terasa hingga ke berbagai kabupaten dan kota lain di Sumatra Barat. BMKG memastikan bahwa skala getaran ini tidak berpotensi menimbulkan ancaman tsunami bagi wilayah pesisir.

Salah satu warga yang merasakan dampak guncangan, Iril dari Kabupaten Pesisir Selatan, menggambarkan intensitas getaran tersebut. Ia merasakan adanya hentakan yang terasa cukup kuat dari dalam tanah, meskipun durasinya sangat singkat.

"Satu kali hentakan (gempa) saja, dan cukup mengagetkan, saya sempat berdiri di dalam rumah untuk evakuasi. Alhamdulillah, cuma sebentar saja," kata Iril mengenai pengalamannya saat gempa, Minggu (21/6/2026).

Hingga berita ini disusun, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan material yang ditimbulkan akibat guncangan gempa dengan magnitudo 4,7 tersebut. Situasi dilaporkan tetap terkendali pasca kejadian.

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, memberikan penjelasan teknis mengenai penyebab terjadinya gempa. Menurut analisis BMKG, parameter gempa ini ditetapkan pada magnitudo 4,7.

"Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman pusat gempa bumi, gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktifitas Sesar Mentawai," ujar Suaidi Ahadi mengenai penyebab utama guncangan tersebut.

Berdasarkan peta estimasi guncangan yang dirilis, getaran gempa ini dirasakan di beberapa lokasi strategis. Wilayah yang merasakan dampak antara lain Padang, Pariaman, Kepulauan Mentawai, Padang Panjang, Bukittinggi, Solok, Muko-Muko, serta Pasaman Barat.