HOTNEWS.ID - Kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) PT Pertamina (Persero) di wilayah Sumatra Utara (Sumut) mulai menunjukkan dampaknya terhadap aktivitas masyarakat. Kondisi ini menyebabkan antrean kendaraan yang signifikan di SPBU yang masih memiliki stok.

Antrean panjang tersebut kerap kali menimbulkan kemacetan di sekitar area SPBU. Warga yang membutuhkan BBM terpaksa melakukan perjalanan dari satu SPBU ke SPBU lain demi memastikan ketersediaan bahan bakar untuk kendaraan mereka.

Situasi ini dirasakan langsung oleh Atika, seorang karyawan berusia 28 tahun yang berdomisili di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Ia menggunakan mobil pribadi berjenis low cost green car (LCGC) yang masih memenuhi kriteria sebagai penerima BBM bersubsidi.

Atika menjelaskan bahwa kelangkaan ini tidak hanya terjadi di satu atau dua SPBU, melainkan terasa merata di wilayah Medan dan sekitarnya. Keterangan ini ia sampaikan kepada Bloomberg Technoz pada Jumat, 17 Juli 2026.

"Mulainya [antrean], hari Kamis [minggu lalu]. [Sebelumnya] kami mengisi masih oke, dan antrean [terpanjang] masih di solar subisidi karena antrean subsidi solar di Sumatra biasanya memang panjang," ujar Atika.

Situasi berlanjut dengan peningkatan jumlah kendaraan yang mengantre untuk Pertalite. "Nah [tapi] ditambah lagi hari Kamis itu, Pertalite juga banyak yang mengantre. Sampai puncaknya itu hari Sabtu. Sabtu Minggu, itulah puncaknya," jelas Atika.

Ia menambahkan bahwa banyak warga mengalami kesulitan dalam mencari BBM karena stok di SPBU telah habis. "Orang-orang pada kesusahan [cari] minyak karena ternyata di SPBU habis," kata Atika.

Kondisi kelangkaan Pertalite ini, yang sebelumnya tidak separah sekarang, mulai terasa sejak hari Kamis di minggu lalu. Sebelum periode tersebut, pengisian BBM masih berjalan normal, dengan antrean terpanjang umumnya untuk solar bersubsidi.

Kelangkaan yang terjadi di Sumatra Utara ini menjadi perhatian karena Pertalite merupakan salah satu jenis BBM bersubsidi yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk kendaraan pribadi mereka.