HOTNEWS.ID - PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) secara resmi mengumumkan keputusan pembagian dividen tunai dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada hari Rabu, 24 Juni 2026. Keputusan ini mencerminkan kinerja keuangan perusahaan yang dinilai sangat memuaskan sepanjang tahun buku sebelumnya.

Total nominal dividen tunai yang akan dibagikan kepada pemegang saham mencapai angka Rp196,5 miliar. Keputusan ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap pencapaian perusahaan selama periode fiskal 2025.

Direktur Utama SMDR, Bani Mulia, menyampaikan bahwa kinerja perseroan selama tahun buku 2025 menunjukkan pertumbuhan yang solid meskipun menghadapi berbagai dinamika pasar. Kinerja positif ini menjadi dasar utama dalam menentukan besaran dividen yang akan dibagikan.

Bani Mulia memaparkan bahwa pendapatan perusahaan berhasil meningkat sebesar 9% secara tahunan (YoY). Selain itu, Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) perseroan juga mencatat lonjakan signifikan sebesar 18%.

Laba bersih perusahaan tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 3% pada tahun 2025, yang berdampak positif pada Laba Per Saham (EPS) yang meningkat 6% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan EPS ini menunjukkan peningkatan nilai bagi setiap lembar saham yang dimiliki investor.

Dengan mempertimbangkan hasil kinerja tersebut, total dividen tahun buku 2025 yang disetujui untuk dibagikan adalah Rp196,5 miliar, yang setara dengan Rp12 per saham. Jumlah ini dibagi menjadi dividen interim dan final yang telah melalui proses persetujuan.

"Jumlah tersebut terdiri atas dividen interim yang telah dibayarkan pada 29 Agustus 2025 sebesar Rp40,9 miliar atau Rp2,5 per saham dan dividen final sebesar Rp155,6 miliar atau Rp9,5 per saham yang telah disetujui dalam RUPS," terang Bani Mulia dalam sesi Public Expose yang diadakan pada Rabu (24/6/2026).

Berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2025, SMDR membukukan pendapatan sebesar US$801,7 juta. Kinerja operasional perusahaan juga terlihat dari laba usaha yang tercatat sebesar US$93,7 juta dan laba bersih yang mencapai US$52,1 juta.

Dari sisi neraca keuangan, total aset perusahaan pada akhir tahun 2025 mencapai US$1,43 miliar. Sementara itu, posisi ekuitas perusahaan berada di angka US$773,5 juta, menunjukkan fundamental yang kuat.