HOTNEWS.ID - Peristiwa bersejarah di dunia sepak bola kembali terukir ketika Lionel Messi resmi menasbihkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Pencapaian fenomenal ini segera memicu reaksi dari para legenda sepak bola dunia, termasuk Miroslav Klose, sang pemegang rekor sebelumnya.
Klose, legenda Tim Nasional Jerman yang kini berusia 48 tahun, menyampaikan ucapan selamatnya kepada kapten timnas Argentina tersebut atas rekor baru yang ia ciptakan. Hal ini menandai berakhirnya dominasi rekor gol Klose yang telah bertahan cukup lama dalam sejarah turnamen empat tahunan tersebut.
Pria asal Jerman itu mengaku sama sekali tidak keberatan rekornya dilampaui, bahkan ia sudah memprediksi bahwa Messi pada akhirnya akan mampu melakukannya. Ia menegaskan bahwa rekor memang diciptakan untuk dipecahkan oleh talenta-talenta terbaik dunia.
"Saya penggemar berat Messi, selalu begitu," kata Klose, memberikan pengakuan tulus atas kualitas sang megabintang Argentina. Pernyataan ini ia sampaikan saat mengutip dari Yahoo Sports pada hari Selasa (23/6).
Klose melanjutkan pujiannya dengan menyatakan pandangan pribadinya mengenai status Messi dalam dunia sepak bola. Ia menegaskan bahwa Messi adalah pemain yang luar biasa dan layak diakui sebagai yang terbaik.
"Saya selalu mengatakan bahwa Messi tidak buruk sama sekali. Bagi saya, dia adalah pesepakbola terbaik sepanjang masa. Selamat, sang juara!" tambah Klose, menutup komentarnya dengan apresiasi mendalam.
Pencapaian Messi tidak hanya berhenti pada rekor gol; ia juga mencatatkan sejumlah rekor penting lainnya di Piala Dunia. Messi kini memegang rekor jumlah penampilan terbanyak (28 laga), kemenangan terbanyak (18 kali), serta menit bermain terbanyak (2.489 menit) dalam sejarah kompetisi ini.
Sebelumnya, kegembiraan Messi memuncak setelah ia berhasil menyumbang dua gol krusial saat Argentina menghadapi Austria. Kemenangan 2-0 tersebut memastikan langkah La Pulga dan rekan-rekannya melaju mulus ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Pertandingan penentuan tersebut berlangsung di Stadio AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat, pada hari Senin (22/6) atau Selasa (23/6) dini hari WIB, di mana kedua gol kemenangan Argentina diborong sepenuhnya oleh Messi.