HOTNEWS.ID - Kepala Ekonom Global Juwai IQI, Shan Saeed, mengidentifikasi lima negara di Asia Tenggara sebagai kekuatan ekonomi yang menjanjikan dalam jangka panjang. Kelompok ini ia sebut sebagai "The Fabulous Five", yang terdiri dari Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.
Menurut Shan Saeed, keunggulan lima negara ini bukan semata-mata karena kesamaan laju pertumbuhan ekonomi mereka. Justru, kekuatan utama mereka terletak pada bagaimana struktur ekonomi masing-masing dapat saling mengisi dan mendukung.
"The Fabulous Five bukanlah sebuah blok yang bergerak secara seragam. Kelima negara ini merupakan portofolio mesin ekonomi yang saling melengkapi," jelas Shan Saeed dalam analisisnya.
Indonesia, misalnya, menawarkan keunggulan berupa skala ekonomi yang sangat besar serta kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor global yang mencari peluang dalam skala besar.
Sementara itu, Malaysia memiliki keunggulan yang signifikan dalam industri semikonduktor. Selain itu, sektor keuangan dan infrastruktur digital di Malaysia juga menjadi daya tarik yang kuat bagi para pelaku investasi internasional.
Thailand dikenal memiliki basis industri manufaktur yang sudah sangat matang dan mapan. Kemampuannya dalam produksi barang manufaktur menjadi nilai tambah yang terus dipertahankan dan dikembangkan.
Vietnam muncul sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi melalui sektor manufaktur yang berorientasi pada ekspor. Kemampuannya dalam memenuhi permintaan pasar global membuatnya semakin dikenal.
Filipina menawarkan potensi yang berbeda dengan bonus demografi yang dimilikinya. Sektor jasa yang terus berkembang, ditambah dengan konsumsi domestik yang terus meningkat, menjadikan Filipina sebagai pasar yang menarik.
Shan Saeed berpendapat bahwa perbedaan kinerja ekonomi di antara negara-negara "The Fabulous Five" ini justru menjadi daya tarik utama bagi para investor. Keberagaman ini menciptakan peluang yang lebih luas.