HOTNEWS.ID - Peristiwa politik penting baru saja terjadi di Peru setelah diumumkan secara resmi siapa yang akan menduduki kursi kepresidenan negara tersebut. Sosok yang terpilih ini menarik perhatian dunia mengingat latar belakang keluarganya yang sangat kental dengan sejarah politik Peru.
Pertanyaan besar kini mengemuka mengenai siapa sebenarnya Keiko Fujimori, sosok yang akan memimpin Peru dalam periode mendatang. Usia Keiko Fujimori saat ini adalah 51 tahun, menjadikannya figur yang relatif berpengalaman di kancah politik nasional.
Keiko Fujimori adalah putri kandung dari mantan Presiden Peru, Alberto Fujimori, dan Susana Higuchi. Latar belakang inilah yang kerap menjadi sorotan utama dalam setiap langkah politiknya di Peru.
Sang ayah, Alberto Fujimori, memiliki warisan politik yang kompleks, pernah memimpin Peru dengan tangan besi selama satu dekade penuh. Masa kepemimpinannya berlangsung dari tahun 1990 hingga tahun 2000.
Pemerintahan Alberto Fujimori sempat dipuji karena berhasil menaklukkan gerakan pemberontak Maois yang mengancam stabilitas negara. Selain itu, ia juga dikreditkan karena berhasil menjinakkan krisis hiperinflasi yang sempat melanda Peru.
Namun, reputasi Alberto Fujimori kemudian tercoreng oleh serangkaian skandal korupsi besar. Skandal tersebut melibatkan Vladimiro Montesinos, yang saat itu menjabat sebagai kepala intelijen negara.
Akibat dari skandal yang meluas tersebut, Alberto Fujimori terpaksa melarikan diri dari Peru pada November 2000. Ia memilih untuk menuju Jepang, negara asal leluhurnya.
Di Jepang, Alberto Fujimori memilih untuk tinggal dalam masa pengasingan sukarela selama lima tahun penuh. Keputusan ini menandai akhir dramatis dari kekuasaan dinasti politik keluarga Fujimori di puncak pemerintahan Peru.
"Keiko Fujimori (51) merupakan putri dari mendiang Presiden Peru Alberto Fujimori dan Susana Higuchi," sebagaimana disampaikan oleh media internasional mengenai garis keturunan politik sang presiden terpilih.