HOTNEWS.ID - Menteri Pendidikan India, Dharmendra Pradhan, secara resmi mengajukan pengunduran dirinya pada hari Sabtu. Keputusan ini diambil menyusul serangkaian demonstrasi besar yang dipicu oleh isu kebocoran soal ujian.
Langkah pengunduran diri ini merupakan respons signifikan dari pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi. Ini menjadi konsesi terbesar yang diberikan kepada salah satu gerakan mahasiswa paling luas di India dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam sebuah unggahan di platform X, Pradhan menyampaikan bahwa ia telah mengajukan permohonan pengunduran dirinya kepada Perdana Menteri Modi. Ia menyatakan pertimbangan utamanya adalah demi masa depan para mahasiswa.
Pengunduran diri ini terjadi setelah aksi protes yang berlangsung selama berminggu-minggu. Demonstrasi tersebut dipimpin oleh Cockroach Janta Party, sebuah gerakan pemuda yang awalnya bermula dari kampanye satir di dunia maya.
Gerakan pemuda ini kemudian meluas dari ranah daring ke aksi nyata di jalan-jalan. Aksi protes terlihat terjadi di New Delhi dan berbagai kota lainnya di India.
"Saya telah mengajukan pengunduran diri saya kepada Perdana Menteri Modi, dengan mempertimbangkan masa depan para mahasiswa," ujar Dharmendra Pradhan dalam unggahannya di X.
Aksi demonstrasi tersebut menyoroti kekhawatiran yang mendalam di kalangan mahasiswa mengenai integritas sistem ujian di India. Dugaan kebocoran soal ujian telah menimbulkan keresahan yang meluas.
Gerakan Cockroach Janta Party, yang menjadi motor penggerak utama protes, menunjukkan bagaimana isu-isu publik dapat berawal dari medium digital dan berkembang menjadi gerakan massa. Organisasi ini awalnya dikenal melalui kampanye satir daringnya.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena skala demonstrasi yang melibatkan banyak mahasiswa di berbagai wilayah. Hal ini menunjukkan tingkat kekecewaan dan tuntutan akan akuntabilitas dalam sistem pendidikan.