HOTNEWS.ID - PT Modernland Realty Tbk. (MDLN), melalui entitas pengelola Jakarta Garden City (JGC), telah menginisiasi program perbaikan infrastruktur jalan yang dilakukan secara bertahap. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kenyamanan bagi seluruh penghuni kawasan tersebut.

Tujuan utama dari perbaikan infrastruktur ini adalah untuk menjaga dan bahkan meningkatkan nilai investasi properti yang berada di dalam lingkungan Jakarta Garden City. Kualitas jalan yang baik dianggap krusial dalam menunjang mobilitas sehari-hari.

Irwan, selaku Head Town Management Residential & Commercial Jakarta Garden City, menyatakan bahwa manajemen telah mencermati keluhan mengenai kondisi jalan di beberapa titik dalam beberapa waktu belakangan ini. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pihak pengelola kawasan.

Manajemen menyadari betul bahwa kualitas permukaan jalan adalah salah satu aspek fundamental yang sangat memengaruhi kelancaran aktivitas warga. Selain itu, hal ini juga menjadi cerminan dari standar pengelolaan kawasan secara keseluruhan.

"Kami memahami bahwa kondisi jalan di beberapa titik telah menjadi concern berbagai pihak dalam beberapa waktu terakhir. Oleh karena itu, manajemen mengambil langkah konkret melalui program perbaikan dan peningkatan kualitas jalan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan Jakarta Garden City," ujar Irwan dalam keterangan resmi yang dirilis pada Minggu (5/7/2026).

Program peningkatan kualitas jalan ini sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan sejak akhir tahun 2025 lalu. Namun, intensitas curah hujan yang tinggi sepanjang periode Januari hingga April 2026 sempat menghambat pelaksanaan perbaikan secara menyeluruh dan optimal.

Selama masa penundaan tersebut, pihak pengelola telah melakukan tindakan perbaikan sementara guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga. Tindakan antisipatif ini dilakukan untuk meminimalisir gangguan.

Saat ini, perseroan telah mulai melaksanakan perbaikan secara menyeluruh yang meliputi pengecoran, pengaspalan ulang, serta perbaikan pada permukaan jalan yang mengalami kerusakan signifikan. Peningkatan sistem drainase juga menjadi fokus di sejumlah titik yang memerlukan perhatian khusus.

Pengerjaan proyek perbaikan ini dilaksanakan secara bertahap dengan menerapkan skema buka-tutup jalan dan pengalihan arus lalu lintas di area yang sedang diperbaiki. Tujuannya adalah agar aktivitas harian penghuni dan pelaku usaha di JGC tidak terganggu secara signifikan.