HOTNEWS.ID - Keputusan penting mengenai nasib kepelatihan Tim Nasional Bola Voli Indonesia telah diumumkan secara resmi oleh Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI). Keputusan ini mengikat pelatih Reidel Toiran untuk memimpin skuad Merah Putih hingga perhelatan besar Asian Games 2026 mendatang.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, sesaat setelah menyambut kedatangan tim nasional di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng. Momen ini terjadi pada hari Senin, 29 Juni siang waktu setempat.
Ketersediaan Toiran untuk jangka panjang ini diperkuat dengan penegasan bahwa berkas kerja sama atau kontrak resmi akan segera disiapkan oleh pihak federasi. Hal ini menunjukkan keseriusan PBVSI dalam menata masa depan timnas voli putra.
"Mereka sudah pasti dipakai sampai Asian Games," ujar Imam Sudjarwo, menegaskan kepastian kontrak pelatih asal Kuba tersebut.
Imam Sudjarwo juga meluruskan status Reidel Toiran selama ini yang sempat dianggap sebagai pelatih sementara atau karteker. Menurutnya, sejak awal Toiran telah berstatus sebagai pelatih tetap, bukan hanya pengganti sementara.
"Kemarin [AVC Men's Cup 2026], sebetulnya kami tidak pernah menyebut nomenklatur [pelatih] karteker. Kami tidak mengenal karteker. Dia [Toiran] pelatihnya," jelas Imam Sudjarwo mengenai penunjukan tersebut.
Pelatih kelahiran 31 Oktober 1984 ini diresmikan sebagai pelatih utama untuk menghadapi dua agenda besar, yaitu SEA V League 2026 dan Asian Games. Penunjukkan ini juga menjadi perpanjangan atas kinerja apik yang telah ia tunjukkan sebelumnya.
Sebelumnya, PBVSI menunjuk Sergio Valdares Veloso sebagai pelatih timnas pada 7 Mei 2026 menggantikan Jeff Jiang Jie untuk persiapan AVC Men's Cup 2026. Namun, Veloso harus mundur hanya beberapa hari sebelum turnamen dimulai.
Pergantian mendadak tersebut terjadi karena Sergio Veloso ternyata tidak dapat memperoleh izin kerja resmi untuk melatih di Indonesia. Hal ini memaksa federasi untuk segera menunjuk pengganti agar persiapan tidak terganggu.