HOTNEWS.ID - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya secara aktif menyelenggarakan program pelatihan keterampilan produktif bagi seluruh warga binaan yang berada di dalam institusi tersebut.

Tujuan utama dari inisiatif ini adalah membekali para narapidana dengan keahlian yang aplikatif sebagai modal penting untuk memulai kehidupan baru pasca-pembebasan mereka.

Program ini merupakan bagian integral dari upaya pembinaan kemandirian yang digalakkan oleh pihak lapas untuk memastikan reintegrasi sosial berjalan lebih mulus.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan secara rutin di fasilitas yang telah disiapkan di lingkungan Lapas Kelas I Surabaya, tempat para warga binaan menempuh masa pidananya.

Pelatihan ini mencakup berbagai jenis keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini, bertujuan agar mereka memiliki daya saing saat kembali ke tengah masyarakat.

Fokus utama dari program ini adalah bagaimana membekali warga binaan dengan bekal hidup yang nyata, sehingga mereka tidak lagi bergantung setelah selesai menjalani masa hukuman.

"Program ini menjadi bekal untuk membangun kemandirian setelah bebas," adalah inti dari filosofi yang dipegang oleh manajemen Lapas Kelas I Surabaya terkait penyelenggaraan pelatihan ini.

Dikutip dari, inisiatif ini diharapkan dapat menekan potensi residivisme karena para mantan narapidana memiliki sumber penghasilan yang sah dan produktif.

Pelaksanaan pelatihan keterampilan ini dilakukan melalui sesi praktik langsung dan pendampingan dari instruktur profesional di bidang masing-masing keahlian.