HOTNEWS.ID - Sebuah temuan penting mengenai lanskap belanja daring di Indonesia terungkap melalui survei terbaru yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Pengguna Internet Indonesia 2026 ini memetakan pergeseran preferensi pengguna internet dalam mengakses platform e-commerce.
Secara garis besar, Shopee dan TikTok Shop masih memimpin daftar platform belanja online yang paling sering diakses oleh masyarakat Indonesia pada tahun 2026. Namun, terjadi dinamika menarik di mana Shopee mengalami penurunan adopsi sementara TikTok Shop berhasil mencatatkan pertumbuhan yang substansial dibandingkan tahun sebelumnya.
Data survei menunjukkan bahwa jumlah penduduk Indonesia yang terkoneksi internet pada tahun 2026 telah mencapai 235,26 juta jiwa. Angka ini merepresentasikan tingkat penetrasi internet sebesar 81,72% dari total populasi nasional yang tercatat sebanyak 287,89 juta jiwa.
Hasil survei mengindikasikan bahwa sebanyak 47,5% dari responden yang juga merupakan penjual dan pembeli e-commerce memilih Shopee sebagai sarana belanja daring mereka. Meskipun demikian, persentase ini menurun dari capaian tahun sebelumnya yaitu 53,2%.
Di sisi lain, TikTok Shop berhasil mengamankan posisi kedua dengan dipilih oleh 33,4% responden sebagai platform belanja utama mereka. Pertumbuhan ini sangat signifikan, naik 6 poin persentase dari angka 27,4% pada tahun 2025, menjadikannya kenaikan terbesar di antara kompetitor utama.
Tokopedia menempati peringkat ketiga dalam survei ini, diakses oleh 11,2% responden, menunjukkan peningkatan tipis dari 9,6% pada tahun sebelumnya. Sementara itu, Lazada mengalami kontraksi penggunaan, turun dari 9,1% di tahun 2025 menjadi hanya 6,2% pada tahun 2026.
Platform lain menunjukkan adopsi yang jauh lebih kecil di kalangan pengguna internet yang disurvei. Blibli hanya dipilih oleh 0,4% responden, menurun dari 0,7% sebelumnya, dan Facebook Marketplace mencatatkan angka terendah yakni 0,1%, turun dari 0,2% pada periode survei sebelumnya.
Dominasi Shopee dan TikTok Shop terlihat merata di berbagai segmen demografi pengguna internet, baik berdasarkan jenis kelamin maupun generasi. "Sebanyak 47,5% responden pengguna internet, yang juga seller dan pembeli e-commerce, mengaku mengakses Shopee untuk berbelanja online," demikian temuan yang tercermin dalam survei APJII 2026.
Dikutip dari Bisnis.com, perbandingan berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa di kelompok laki-laki, Shopee dipilih 46,7%, diikuti TikTok Shop sebesar 28,5%, dan Tokopedia 14,6%. Sementara itu, pada kelompok perempuan, daya tarik TikTok Shop lebih kuat, diakses oleh 36,8% responden, melampaui angka pada pengguna laki-laki.