HOTNEWS.ID - Pergerakan nilai tukar rupiah menunjukkan tren positif dengan ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari Jumat, 19 Juni 2026. Penguatan ini menjadi latar belakang bagi penetapan kurs mata uang asing oleh sejumlah bank besar pada hari Sabtu, 20 Juni 2026.

Informasi mengenai kurs dolar AS di empat bank BUMN dan swasta terkemuka di Indonesia, yaitu BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI, menjadi sorotan investor dan pelaku pasar. Data ini penting untuk memantau pergerakan nilai tukar harian di tengah dinamika ekonomi global.

Berdasarkan data yang dihimpun dari RTI Infokom, rupiah berhasil mengakhiri sesi perdagangan Jumat dengan penguatan signifikan sebesar 0,24%. Hal ini menyebabkan nilai tukar rupiah berada di posisi Rp17.797 per dolar AS pada penutupan hari tersebut.

Sementara itu, mata uang dari kawasan Asia Pasifik menunjukkan pergerakan yang beragam pada penutupan perdagangan Jumat. Beberapa mata uang mengalami pelemahan, sementara yang lain berhasil menguat tipis terhadap dolar AS.

Sebagai contoh, mata uang yuan Cina tercatat turun sebesar 0,32%, dan dolar Hong Kong melemah tipis 0,01%, berbeda dengan yen Jepang yang justru mencatat kenaikan 0,06%. Mata uang regional lainnya seperti dolar Singapura juga melemah 0,09%, dan baht Thailand turun 0,18%.

Di sisi lain, won Korea Selatan menunjukkan performa yang cukup baik dengan menguat sebesar 0,68%, sementara dolar Taiwan mengalami sedikit penurunan sebesar 0,02%. Pergerakan ini mencerminkan sensitivitas pasar regional terhadap sentimen global.

Dilansir dari Bisnis.com, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada Sabtu pagi pukul 07.01 WIB menetapkan kurs e-rate untuk dolar AS. Bank BCA mematok harga beli sebesar Rp17.755 dan harga jual sebesar Rp17.845.

Untuk transaksi tunai (TT counter) dan mata uang kertas (bank notes) di Bank BCA, penetapan harganya sedikit berbeda. "Berdasarkan TT counter, bank swasta terbesar di Indonesia itu menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.615 dan harga jual Rp17.890," menurut data yang tersedia.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) per tanggal 19 Juni 2026 juga telah mempublikasikan kurs dolar AS mereka untuk transaksi elektronik. Untuk e-rate, BBRI menetapkan harga beli sebesar Rp17.793 dan harga jual sebesar Rp17.830.