HOTNEWS.ID - Tim Nasional Maroko tengah mematangkan persiapan mereka di Monterrey, Meksiko, menjelang pertandingan krusial di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Fokus utama sesi latihan hari Senin (29/6) ini adalah menghadapi tantangan besar melawan tim kuat Eropa, Belanda.
Pertandingan ini dipandang sebagai ujian berat yang akan menguji kedalaman skuad dan ketahanan psikologis para penggawa Singa Atlas. Mereka harus segera beradaptasi dengan atmosfer pertandingan sistem gugur yang sangat berbeda dari fase grup.
Pelatih Kepala Maroko, Mohamed Ouahbi, secara tegas menyampaikan bahwa laga kontra Belanda akan menuntut tingkat mentalitas dan konsentrasi yang sangat tinggi dari setiap pemain yang diturunkan ke lapangan. Kesiapan mental menjadi kunci utama dalam menghadapi lawan sekelas Belanda.
Maroko berhasil mengamankan tempat di fase gugur setelah menunjukkan performa impresif di babak penyisihan grup. Mereka sukses mengumpulkan total tujuh poin, sebuah raihan yang secara signifikan mendongkrak kepercayaan diri seluruh anggota tim.
Modal positif ini diperkuat oleh sejarah manis yang mereka ukir pada gelaran Piala Dunia sebelumnya. Maroko berhasil mencetak sejarah sebagai negara Afrika pertama yang berhasil menembus babak semifinal turnamen empat tahunan tersebut.
Meskipun langkah mereka terhenti di semifinal oleh Prancis pada Piala Dunia 2022, pencapaian tersebut menjadi batu loncatan penting bagi generasi skuad saat ini. Pengalaman tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal di edisi 2026 ini.
"Laga kontra Belanda akan menjadi ujian yang menuntut mentalitas dan konsentrasi tinggi dari para pemainnya," tegas Mohamed Ouahbi mengenai fokus persiapan timnya.
Dilansir dari CNN Indonesia, sesi latihan intensif ini berlangsung pada hari Senin, 29 Juni 2026, sebagai langkah konkret menuju duel penentuan di babak sistem gugur tersebut.