HOTNEWS.ID - Persiapan Tim Nasional Inggris untuk babak 16 besar Piala Dunia 2026 menghadapi tantangan unik yang bukan berasal dari kekuatan lawan, melainkan dari kondisi geografis lokasi pertandingan. Inggris dijadwalkan bentrok dengan tuan rumah Meksiko di salah satu stadion legendaris benua Amerika.

Pertandingan penentu ini akan digelar di Stadion Azteca, Mexico City, pada hari Senin, 6 Juli 2026, dini hari waktu setempat. Selain atmosfer tuan rumah yang diprediksi panas, faktor ketinggian menjadi perhatian utama tim pelatih.

Stadion Azteca dikenal memiliki reputasi yang cukup "angker" bagi tim-tim tamu, namun hal ini lebih disebabkan oleh faktor non-mistis. Alasan utamanya adalah lokasi stadion yang berada pada elevasi 2.200 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, secara terbuka menyampaikan kesulitan yang dihadapi skuadnya akibat kondisi lingkungan tersebut. Ia mengakui bahwa tantangan ini signifikan dan memerlukan penyesuaian cepat dari para pemainnya.

Tuchel bahkan mengaku telah merasakan efek negatif dari ketinggian tersebut sejak rombongan tim tiba dan mulai menjalani sesi latihan perdana di sana. Kondisi ini memengaruhi kondisi fisik dan mentalnya secara pribadi.

"Kami merasakannya, bahkan saat tidak sedang berlatih. Saya sempat merasa agak pusing saat berada di kamar hotel sepanjang hari, dan tidur saya pun tidak senyenyak hari-hari sebelumnya," kata Thomas Tuchel dilansir dari Daily Mail.

Juru taktik berkebangsaan Jerman tersebut menjelaskan bahwa skuad The Three Lions harus berjuang melawan atmosfer dengan kadar oksigen yang lebih tipis selama sesi latihan. Adaptasi terhadap kondisi ini menjadi kunci utama strategi mereka.

Ia menekankan pentingnya bagi para pemain untuk segera menyesuaikan diri agar performa mereka tidak terganggu saat menghadapi Meksiko di hari pertandingan. Pemulihan fisik menjadi prioritas utama dalam waktu singkat yang tersedia.

"Para pemain merasakannya pada menit-menit awal sesi latihan, tetapi seiring berjalannya waktu, mereka mampu mengatasinya dengan lebih baik. Kami tidak bisa beradaptasi secara fisik, tetapi kami berada di sini sehari sebelumnya untuk merasakannya," tuturnya.