HOTNEWS.ID - Perkembangan signifikan dalam hubungan internasional dilaporkan terjadi antara Amerika Serikat dan Iran baru-baru ini. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengumumkan bahwa kesepakatan damai antara kedua negara telah berhasil ditandatangani.
Pengumuman penting ini disampaikan langsung oleh Trump saat ia tengah berada di Evian-Les-Bains, Prancis. Momen bersejarah ini terjadi dalam sebuah pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.
Lebih lanjut, Trump memberikan kepastian mengenai salah satu isu geopolitik paling krusial di kawasan Timur Tengah. Ia menegaskan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka kembali untuk pelayaran penuh mulai hari Jumat ini.
Secara spesifik, hari pembukaan penuh Selat Hormuz dijadwalkan jatuh pada hari Jumat, tanggal 19 Juni. Hal ini mengindikasikan adanya pencabutan pembatasan atau penutupan yang sebelumnya diberlakukan di jalur pelayaran vital tersebut.
Informasi mengenai pernyataan mengejutkan ini diterima oleh publik pada hari Selasa, 16 Juni 2026. Sumber berita internasional turut memberitakan perkembangan terbaru mengenai kebijakan luar negeri AS ini.
Dikutip dari Aljazeera, Presiden Trump menyampaikan konfirmasinya di hadapan pemimpin Prancis. Pernyataan ini menjadi penanda berakhirnya ketegangan yang telah lama membayangi hubungan Teheran dan Washington.
Mengenai status kesepakatan yang telah dicapai, Trump menyatakan dengan tegas, "Kesepakatan dengan Teheran sudah ditandatangani," kata Trump.
Pernyataan ini menggarisbawahi keberhasilan upaya diplomatik yang dilakukan, meski detail mengenai isi kesepakatan damai tersebut belum diungkapkan secara rinci dalam pengumuman tersebut.