HOTNEWS.ID - Tim Nasional Brasil harus menelan pil pahit setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026 pada babak 16 besar. Kekalahan ini menyisakan duka mendalam bagi para pemain, salah satunya adalah gelandang andalan mereka, Casemiro.
Insiden mengejutkan ini terjadi di babak gugur turnamen yang diselenggarakan di Amerika Utara, di mana Brasil secara tak terduga harus mengakui keunggulan Norwegia. Kekalahan ini mengakhiri mimpi Selecao untuk menambah koleksi trofi Piala Dunia mereka yang sudah tertahan selama lebih dari dua dekade.
Casemiro secara terbuka menyatakan rasa kecewanya yang luar biasa atas hasil yang mereka raih di ajang bergengsi tersebut. Ia merasa bahwa perjuangan maksimal telah diberikan oleh seluruh skuad, namun hasil akhir tetap tidak sesuai harapan.
"Kami telah berjuang semaksimal mungkin, namun kami kehilangan impian kami. Kami mengecewakan seluruh rakyat Brasil," ucap Casemiro yang dilaporkan tidak kuasa menahan air mata saat diwawancarai, sebagaimana dilansir dari Daily Mail.
Lebih lanjut, Casemiro mengungkapkan pandangan pesimis mengenai warisan generasi pemain Brasil saat ini. Ia merasa bahwa kegagalan ini akan memberikan label permanen pada era mereka dalam sejarah sepak bola Brasil.
"Kami akan selamanya menjadi generasi yang gagal memenangkan Piala Dunia," katanya melanjutkan ungkapan kesedihannya.
Kekalahan dari Norwegia ini memperpanjang puasa gelar Piala Dunia bagi Brasil, yang terakhir kali meraih kejayaan pada tahun 2002. Dengan demikian, penantian mereka untuk kembali berada di puncak dunia kini telah mencapai 24 tahun lamanya.
Pertandingan krusial di babak 16 besar tersebut berakhir dengan skor tipis 1-2 untuk kemenangan Norwegia. Dua gol Norwegia dicetak oleh Erling Haaland pada menit ke-79 dan menit ke-90, sementara gol tunggal Brasil tercipta melalui eksekusi penalti Neymar di menit ke-90+10.
Brasil sebenarnya memiliki peluang emas untuk memimpin lebih awal, namun penalti yang diambil oleh Bruno Guimaraes pada menit ke-14 berhasil digagalkan oleh penampilan gemilang kiper Orjan Nyland.