HOTNEWS.ID - Babak 16 besar Piala Dunia 2026 menyajikan duel sengit antara Portugal melawan Spanyol yang berakhir dengan kekalahan dramatis bagi timnas Portugal. Pertandingan yang berlangsung di Jakarta pada waktu yang tidak disebutkan itu harus berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk kemenangan Spanyol.
Kekalahan ini membuat Cristiano Ronaldo tampak sangat terpukul dan meneteskan air mata saat meninggalkan lapangan, menandai akhir perjalanan Portugal dalam turnamen akbar tersebut. Momen emosional ini menjadi sorotan utama setelah peluit panjang dibunyikan wasit.
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menyampaikan pandangannya mengenai jalannya pertandingan yang menurutnya sangat seimbang. Ia menyoroti bahwa timnya bermain melawan salah satu kandidat juara Piala Dunia.
Martinez merasa timnya kurang beruntung dalam laga tersebut, terutama karena bola sempat membentur mistar gawang. "Kami bertahan dengan baik. Kami bermain melawan salah satu favorit juara Piala Dunia. Mungkin kami hanya kurang beruntung," ujar Martinez Dikutip dari laman FIFA.
Ia menambahkan bahwa hasil akhir seharusnya bisa berbeda jika keberuntungan berpihak kepada timnya. "Keberuntungan tidak berpihak pada kami hari ini, tetapi pertandingan ini sangat seimbang," tambah Martinez.
Di sisi lain, gelandang Portugal, Bruno Fernandes, mengungkapkan kesedihan mendalam atas tersingkirnya timnya dari kompetisi. Fernandes mengakui bahwa mereka datang dengan ambisi besar untuk meraih gelar juara.
Fernandes menganalisis bahwa Portugal tidak menampilkan performa terbaiknya, terutama di babak kedua. "Saya pikir kami bermain lebih baik di babak pertama hari ini, tetapi di babak kedua kami melakukan kesalahan yang sama yaitu bertahan terlalu rendah di lapangan, memberikan bola kepada mereka," kata Fernandes.
Ia menambahkan bahwa kesalahan tersebut berujung pada kebobolan gol yang menentukan nasib mereka. "Ketika ini terjadi, cepat atau lambat Anda akan kebobolan gol. Selamat kepada Spanyol, mereka memiliki kualitas, tetapi saya pikir jika kami terus melakukan apa yang kami lakukan di babak pertama, kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik," ucap Fernandes.
Sepanjang pertandingan, kedua tim saling jual beli serangan, meski skor bertahan 0-0 hingga akhir babak pertama. Portugal sempat memiliki peluang emas saat tendangan Nuno Mendes pada menit ke-41 membentur mistar gawang setelah diblok sundulan Pedro Porro.