HOTNEWS.ID - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di wilayah Banyuasin, Sumatera Selatan, menyusul hilangnya seorang pria yang dilaporkan diterkam buaya saat tengah melakukan perbaikan perahu tradisional yang dikenal sebagai jukung. Peristiwa ini segera menarik perhatian aparat penegak hukum setempat untuk melakukan investigasi mendalam.
Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan mengambil langkah cepat dengan menerjunkan personel khusus dari Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) untuk membantu proses pencarian korban. Upaya ini dilakukan mengingat potensi bahaya yang dihadapi tim SAR di lokasi kejadian.
Korban dalam insiden tragis ini telah teridentifikasi sebagai Ipan Nurzaman, seorang pria berusia 25 tahun. Ia merupakan warga pendatang yang berasal dari Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Peristiwa hilangnya Ipan Nurzaman terjadi pada hari Senin, 6 Juli, sekitar pukul 01.53 WIB, dini hari. Lokasi terakhir korban diketahui berada di area sungai yang terletak di Dusun I, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin.
Dikutip dari detikSumbangsel, insiden ini pertama kali diketahui pada Selasa, 7 Juli 2026, yang mengindikasikan bahwa pencarian sudah berlangsung selama lebih dari satu hari penuh.
Dalam rangka memaksimalkan operasi pencarian, tim gabungan telah mengintensifkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait di lapangan. Hal ini mencakup aparat desa setempat, para saksi mata yang mungkin melihat kejadian, serta masyarakat yang mengenal area sungai tersebut.
Tim SAR melanjutkan penyisiran secara sistematis di sepanjang aliran sungai yang diyakini menjadi titik lokasi terakhir korban tenggelam. Proses ini dilakukan untuk menemukan petunjuk sekecil apa pun mengenai keberadaan Ipan Nurzaman.
Dikutip dari detikSumbangsel, korban diketahui bernama Ipan Nurzaman (25), warga Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Informasi ini menjadi titik awal bagi pihak kepolisian dalam menentukan langkah investigasi selanjutnya.
Dikutip dari detikSumbangsel, dia dilaporkan hilang diduga diterkam buaya di sungai di wilayah Dusun I, Desa Teluk Betung, Pulau Rimau, Banyuasin, Sumsel pada Senin (6/7) sekitar pukul 01.53 WIB. Detail waktu dan lokasi ini sangat krusial dalam rekonstruksi kejadian.