HOTNEWS.ID - Pergantian posisi penting terjadi di PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS), hanya berselang dua minggu setelah perusahaan sukses mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Direktur perusahaan, Grandy Prajayakti, secara resmi mengajukan surat pengunduran dirinya.

Surat permohonan pengunduran diri Grandy Prajayakti diterima oleh perseroan pada tanggal 22 Juli 2026. Hal ini mengindikasikan adanya pergerakan strategis yang cukup cepat pasca-pencatatan saham perdana.

Manajemen RANS Entertainment mengonfirmasi penerimaan surat tersebut melalui keterbukaan informasi. "Perseroan menerima surat permohonan pengunduran diri Saudara Grandy Prajayakti sebagai Direktur RANS," demikian pernyataan resmi yang dirilis.

"Pengunduran diri tersebut disampaikan atas dasar alasan pribadi," tambah manajemen dalam keterbukaan informasi tersebut, dikutip pada Minggu (26/7/2026). Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa keputusan tersebut bersifat personal.

Grandy Prajayakti sendiri merupakan sosok yang diangkat menjadi Direktur RANS Entertainment melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan. Pengalamannya yang luas menjadi latar belakang pengangkatannya.

Pria kelahiran tahun 1981 ini merupakan lulusan Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Pelita Harapan. Latar belakang pendidikannya menunjukkan fondasi analitis yang kuat sebelum terjun ke dunia korporat.

Rekam jejak Grandy Prajayakti mencakup lebih dari 20 tahun pengalaman di berbagai sektor krusial. Bidang-bidang tersebut meliputi pemasaran, pengembangan bisnis, manajemen operasional, serta industri media dan hiburan digital yang dinamis.

Sebelum bergabung dengan RANS Entertainment pada tahun 2025, Grandy telah menorehkan jejak karir yang signifikan. Ia pernah menjabat sebagai General Manager Marketing di Trans Retail Indonesia pada periode 2022 hingga 2023.

Pengalaman profesional Grandy juga meluas ke ranah kebijakan publik dan pengembangan pariwisata. Ia sempat tergabung dalam Pokja Pariwisata Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) dari tahun 2018 hingga 2019.