• HOTNEWS.ID - Pada hari Selasa, 21 Juli 2026, pantauan harga pangan di Indonesia menunjukkan gambaran yang relatif stabil di sebagian besar komoditas. Namun, di tengah kecenderungan tersebut, beberapa jenis bahan pangan justru mengalami kenaikan harga yang perlu dicermati.

Kenaikan harga ini terlihat pada beberapa komoditas penting seperti cabai rawit hijau, daging sapi, telur ayam ras, serta berbagai jenis beras. Fenomena ini tentu menjadi perhatian bagi para pelaku pasar dan konsumen.

Menurut data yang dirilis oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada pukul 13.15 WIB, harga rata-rata beras kualitas bawah II tercatat naik sebesar 0,34% menjadi Rp14.600 per kilogram.

Selanjutnya, harga beras kualitas medium II juga mengalami peningkatan, dengan satu jenis naik 0,31% menjadi Rp16.400 per kilogram, dan jenis lainnya naik 0,31% menjadi Rp16.200 per kilogram.

Komoditas lain yang ikut mengalami kenaikan adalah cabai rawit hijau, yang harganya melonjak 1,35% menjadi Rp52.450 per kilogram. Kenaikan ini dapat memengaruhi biaya rumah tangga.

Selain itu, bahan pangan protein hewani juga menunjukkan tren kenaikan. Daging ayam ras segar terpantau naik 1,57% menjadi Rp38.750 per kilogram, sementara daging sapi kualitas 1 mengalami kenaikan tipis sebesar 0,13% menjadi Rp150.550 per kilogram.

Telur ayam ras segar juga tidak luput dari kenaikan, dengan harga mencapai Rp29.600 per kilogram, yang berarti mengalami peningkatan sebesar 2,07%.

Hal menarik lainnya adalah adanya sejumlah bahan pangan yang justru menunjukkan stabilitas harga. Kelompok beras kualitas II, misalnya, terpantau stabil di rata-rata harga nasional Rp14.750 per kilogram, tidak mengalami kenaikan maupun penurunan.

"Harga rata-rata beras kualitas bawah II Rp14.600 per kilogram atau naik 0,34%," begitu rilis dari PIHPS Nasional.