HOTNEWS.ID - Pada 1 Juli 2026, platform pengembangan perangkat lunak terkemuka, GitHub Copilot, mengumumkan sebuah langkah strategis yang signifikan. Mereka mengintegrasikan model coding open-weight pertamanya, yang diberi nama Kimi K2.7 Code, ke dalam layanannya.
Model inovatif ini dikembangkan oleh Moonshot AI, sebuah laboratorium kecerdasan buatan yang berbasis di China. Integrasi ini menandai era baru dalam penyediaan alat bantu berbasis AI untuk para pengembang di seluruh dunia.
Kimi K2.7 Code kini telah tersedia bagi pelanggan yang berlangganan paket Copilot Pro, Pro+, dan Max. Ketersediaan ini membuka akses terhadap kemampuan model AI terbaru dari China bagi basis pengguna yang lebih luas.
Salah satu daya tarik utama dari integrasi ini adalah penetapan harga yang revolusioner. Model Kimi K2.7 Code ditawarkan dengan harga yang sangat kompetitif, yaitu $0.95 per satu juta token input.
Harga ini secara signifikan lebih terjangkau jika dibandingkan dengan model-model premium lainnya yang sudah ada di pasar, seperti Claude Opus 4.8 atau GPT-5.5. Hal ini diharapkan dapat menurunkan hambatan biaya bagi banyak pengembang.
"Ini adalah pertama kalinya model yang dikembangkan oleh laboratorium AI berbasis di China hadir di platform GitHub Copilot," demikian pernyataan yang dirilis. Pernyataan ini menekankan pentingnya momen ini sebagai terobosan lintas negara dalam ekosistem AI.
Peluncuran Kimi K2.7 Code di GitHub Copilot terjadi dalam rentang waktu yang sangat singkat. Hal ini terjadi hanya 19 hari setelah Moonshot AI memutuskan untuk mempublikasikan bobot model mereka di platform Hugging Face.
Publikasi bobot model tersebut dilakukan dengan lisensi yang sangat permisif, memungkinkan adopsi dan pengembangan lebih lanjut oleh komunitas global. Hal ini mempercepat penyebaran teknologi AI yang dikembangkan di China.
Melalui integrasi ini, GitHub Copilot tidak hanya memperluas pilihan model AI yang tersedia bagi penggunanya, tetapi juga membuka gerbang bagi kolaborasi dan inovasi AI yang berasal dari China.