HOTNEWS.ID - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mengungkap jaringan peredaran rokok elektrik atau vape yang diduga telah dicampur dengan zat narkotika berbahaya. Langkah tegas ini diambil menyusul maraknya peredaran zat terlarang melalui media baru tersebut di wilayah Kepri.

Operasi senyap ini dilakukan di dua wilayah berbeda, yakni Batam dan Karimun, yang berada dalam yurisdiksi BNNP Kepri. Penindakan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas peredaran narkoba dalam bentuk inovatif yang menargetkan generasi muda.

Dalam pengungkapan kasus ini, petugas BNN berhasil menyita total sebanyak 246 buah vape yang terbukti mengandung narkoba jenis etomidate. Jumlah ini merupakan barang bukti signifikan dari jaringan peredaran yang berhasil diputus oleh petugas di lapangan.

Pengungkapan kasus yang signifikan ini berawal dari informasi yang sangat akurat yang diterima oleh pihak berwenang. Informasi tersebut masuk pada hari Senin, tanggal 8 Juni, mengenai adanya dugaan transaksi narkoba dalam bentuk vape di salah satu lobi apartemen di Kota Batam.

Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, BNNP Kepri segera bergerak cepat untuk memverifikasi kebenaran informasi yang diterima. Langkah awal dilakukan dengan melakukan pengintaian dan pemantauan intensif di lokasi yang dicurigai.

Petugas BNNP Kepri kemudian melakukan profiling terhadap dua orang yang dicurigai memiliki ciri-ciri sesuai dengan laporan yang masuk. Aksi pengintaian ini merupakan bagian krusial dari prosedur operasional standar sebelum melakukan penangkapan.

"Sekira pukul 13.00 WIB Petugas BNNP Kepri melakukan profiling terhadap dua orang dengan ciri-ciri yang dilaporkan," ucap BNNP dalam keterangan yang diterima, Selasa (16/6/2026). Pernyataan ini mengonfirmasi waktu spesifik dimulainya operasi penangkapan.

Adapun penangkapan ketiga orang tersangka dan penyitaan barang bukti ini terjadi setelah proses profiling berjalan dan mengarah pada kesimpulan bahwa mereka terlibat dalam jaringan distribusi narkotika tersebut. Ketiga pelaku kini telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dikutip dari BNNP, kasus ini menjadi pengingat pentingnya peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi mengenai peredaran narkoba, terutama yang menggunakan modus baru seperti vape. Proses hukum terhadap ketiga tersangka kini tengah berjalan sesuai prosedur yang berlaku.