HOTNEWS.ID - Bintang Hollywood ternama, Jennifer Lopez, baru-baru ini membeberkan sisi gelap dari etos kerjanya yang tinggi di awal karier. Usia 56 tahun saat ini, J.Lo mengakui bahwa kegigihannya bekerja tanpa batas sempat membawanya berada di titik kritis kesehatan fisik.
Pengakuan mengejutkan ini disampaikan oleh sang diva saat ia menjadi bintang tamu dalam episode terbaru kanal podcast populer 'SmartLess'. Momen refleksi mendalam ini terjadi pada hari Senin (15/6/2026), menarik perhatian publik luas.
Pelantun "On the Floor" tersebut menceritakan bagaimana ia pernah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Hal ini dipicu oleh sebuah periode di mana ia memaksakan diri untuk bekerja secara berkelanjutan tanpa mengambil waktu istirahat sedikit pun.
Kondisi kesehatan J.Lo mencapai puncaknya setelah ia menjalani periode kerja maraton yang sangat intensif. Ia secara spesifik menyebutkan bahwa dirinya bekerja selama 98 hari secara berturut-turut tanpa jeda satu hari pun.
Akibat dari kelelahan ekstrem yang menumpuk selama hampir seratus hari tersebut, J.Lo akhirnya harus mendapatkan penanganan medis serius. Ia dilarikan ke fasilitas kesehatan karena menunjukkan gejala fisik yang amat mengkhawatirkan pada saat itu.
Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, Jennifer Lopez mengungkapkan realitas pahit di balik gemerlap kariernya. Ia mengaku pada masa itu dirinya sama sekali tidak menyadari batas kemampuan tubuhnya sendiri.
"Ia tidak menyadari batas kemampuan tubuhnya sendiri saat itu," kata Jennifer Lopez mengenai kondisinya di masa lalu.
Krisis kesehatan ini menjadi pelajaran berharga bagi Jennifer Lopez mengenai pentingnya keseimbangan antara tuntutan profesional dan pemulihan diri. Pengalaman tersebut kini menjadi pengingat akan bahaya menjadi seorang workaholic tanpa jeda.
"Akibat kelelahan ekstrem, ia akhirnya harus dilarikan ke fasilitas medis karena mengalami gejala yang sangat mengkhawatirkan," ujar Jennifer Lopez dalam podcast tersebut.