HOTNEWS.ID - Kabar gembira datang dari kawasan konservasi di Riau, di mana seekor anak gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) berjenis kelamin betina dilaporkan telah lahir. Kelahiran ini menjadi catatan penting mengingat status Gajah Sumatra yang masih terancam punah secara kritis.
Peristiwa membahagiakan ini terjadi di wilayah Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Induk gajah yang melahirkan anak betina tersebut adalah Ria, seekor gajah jinak berusia 55 tahun yang berada di bawah pengawasan Balai TNTN.
Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Heru Sutmantoro, mengonfirmasi lokasi penemuan anak gajah tersebut. Anak gajah ditemukan di area hutan sekitar satu kilometer dari Pos Jaga Resort Konservasi Gajah Sumatra (KGS) Camp Elephants Flying Squad, tepatnya di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.
Waktu kelahiran diperkirakan terjadi pada Rabu (10/6/2026) dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB. Penemuan pertama kali dilakukan oleh mahout atau pawang gajah bernama Erwin Daulay saat hendak memindahkan Ria ke area penggembalaan pada pukul 07.30 WIB.
"Saat tiba di lokasi, Erwin mendapati Ria telah bersama seekor anak gajah yang baru lahir," demikian disampaikan oleh pejabat terkait perihal momen penemuan tersebut. Temuan ini segera dilaporkan kepada Kepala Resort dan tim medis TNTN untuk tindak lanjut pemeriksaan.
Tim dokter hewan yang dipimpin oleh drh. Teguh Iman Notonegoro segera melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap induk dan bayi gajah yang baru lahir tersebut. Pemeriksaan klinis menunjukkan indikator vital yang baik pada bayi gajah.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa anak gajah betina tersebut dalam kondisi sehat, menunjukkan aktivitas yang baik, dan tidak ditemukan adanya cacat fisik. Selain itu, bayi gajah tersebut sudah mampu menyusu secara normal dari induknya.
Secara klinis, anak gajah betina tersebut memiliki tinggi badan 93 sentimeter, panjang badan 104 sentimeter, dan lingkar dada 112 sentimeter. Suhu tubuhnya tercatat 37,8 derajat Celsius dengan detak jantung yang berada pada kondisi normal.
Heru Sutmantoro menjelaskan bahwa anak gajah ini merupakan kelahiran kelima bagi Ria di Camp Elephants Flying Squad TNTN, yang merupakan hasil perkawinan dengan gajah liar. "Sebelumnya, Ria telah melahirkan empat ekor anak gajah yang diberi nama Tesso, Tino, Harmoni, dan Domang," ujar Heru.