HOTNEWS.ID - Ketua Federal Reserve (The Fed), Kevin Warsh, secara resmi memulai langkah reformasi signifikan di bank sentral Amerika Serikat dengan membentuk lima gugus tugas khusus. Langkah ini bertujuan mengkaji ulang berbagai aspek krusial dalam pelaksanaan kebijakan moneter saat ini.

Pembentukan satuan tugas ini diumumkan langsung oleh Warsh dalam konferensi pers pertamanya pasca rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu (17/6/2026) waktu setempat. Pada pertemuan yang sama, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan federal funds rate di kisaran 3,50%-3,75%.

Warsh menekankan pentingnya peninjauan ulang ini karena topik yang diangkat sangat relevan dengan kondisi ekonomi terkini dan memiliki konsekuensi jangka panjang. Ia merasa topik-topik tersebut layak ditelaah menggunakan perspektif atau sudut pandang baru.

Lima gugus tugas yang dibentuk akan memiliki fokus yang berbeda-beda, mencakup strategi komunikasi The Fed, evaluasi neraca keuangan bank sentral, dan penggunaan sumber data yang ada. Selain itu, ada fokus pada dampak transformasi digital terhadap produktivitas dan lapangan kerja, serta kerangka kebijakan inflasi.

Menurut Warsh, setiap gugus tugas akan diisi oleh para pemikir terbaik dari dalam dan luar profesi ekonomi. Mereka juga akan didukung oleh para spesialis yang merupakan staf inti dari jajaran The Fed untuk memberikan dukungan teknis.

"Mereka akan mengemban mandat yang sederhana dan jelas: memulai dari prinsip-prinsip dasar, mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sulit, menelaah praktik yang berlaku saat ini, mempertimbangkan berbagai alternatif, dan pada akhirnya mengusulkan langkah-langkah selanjutnya untuk dipertimbangkan oleh para pembuat kebijakan," ujar Warsh mengenai mandat yang diemban tim-tim tersebut.

Gugus tugas yang mengurus komunikasi The Fed akan melanjutkan pembahasan penyempurnaan bentuk dan fungsi komunikasi bank sentral yang telah dimulai sejak musim panas tahun sebelumnya. Tim ini juga diharapkan mengusulkan revisi yang matang terhadap Summary of Economic Projections (SEP).

Sementara itu, satuan tugas yang fokus pada neraca keuangan akan mengkaji secara mendalam manfaat sekaligus risiko dari rezim cadangan yang sedang berlaku. Mereka juga akan mengevaluasi opsi kerangka kerja alternatif untuk operasionalisasi kebijakan moneter.

Perkembangan teknologi menjadi perhatian utama lainnya, di mana gugus tugas mengenai produktivitas dan lapangan kerja akan mengkaji laju perkembangan teknologi. Fokus khusus diberikan pada dampak ekonomi dari kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terhadap pencapaian mandat lapangan kerja dan pengendalian inflasi The Fed.