HOTNEWS.ID - Trofi Piala Dunia FIFA diprediksi memiliki nilai material setara dengan US$713.000 atau sekitar Rp12,08 miliar menjelang perhelatan akbar tahun 2026 mendatang. Perhitungan fantastis ini didasarkan pada pergerakan harga emas spot global yang terus menunjukkan tren peningkatan signifikan.

Kenaikan nilai ini sangat dipengaruhi oleh harga emas spot yang saat ini diperdagangkan di atas level US$4.100 per ons. Angka tersebut merupakan lonjakan substansial, lebih dari dua kali lipat dibandingkan saat turnamen Piala Dunia 2022 diselenggarakan di Qatar.

Dengan nilai material yang melambung tinggi, trofi sepak bola paling bergengsi di dunia ini dinobatkan sebagai piala paling berharga di dunia olahraga, hanya jika dilihat dari kandungan logam mulianya saja. Tentu saja, nilai historis dan kulturalnya jauh melampaui estimasi finansial tersebut.

Trofi ikonik setinggi 14,5 inci yang kita kenal sekarang ini diperkenalkan oleh FIFA pada tahun 1974, menggantikan desain sebelumnya. Pada masa perkenalan desain tersebut, bahan baku emas yang digunakan memiliki estimasi nilai sekitar US$25.000.

Patung emas 18 karat ini secara spesifik mengandung hampir 11 pon emas murni di dalamnya. Tidak ada hadiah utama dalam ajang olahraga besar lainnya yang mendekati estimasi nilai material dari trofi ini.

Sebagai catatan, pemenang turnamen Piala Dunia hanya akan menerima replika berlapis emas sebagai suvenir. Trofi asli yang asli dan bersejarah akan tetap disimpan dan berada di bawah pengawasan FIFA.

Dilansir dari Bisnis.com, London Stock Exchange Group (LSEG) menjelaskan dampak dari lonjakan harga logam mulia tersebut. "Kenaikan harga logam mulia tersebut berarti bahwa hampir 11 pon emas 18 karat dalam trofi tersebut bernilai lebih dari dua setengah kali lipat dibandingkan tahun 2022," ujar perwakilan LSEG.

Ketika Argentina berhasil mengangkat trofi tersebut di Qatar pada tahun 2022, estimasi nilai materialnya hanya berkisar pada US$277.000. Hal ini menunjukkan betapa cepatnya apresiasi nilai logam mulia tersebut dalam kurun waktu singkat.

Trofi setinggi 14,5 inci tersebut sebagian besar waktunya dihabiskan untuk dipamerkan di Museum FIFA yang berlokasi di Zurich. Ini menggarisbawahi statusnya sebagai artefak olahraga yang sangat penting dan dijaga ketat.