HOTNEWS.ID - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI), emiten properti yang merupakan hasil kerja sama antara Agung Sedayu Grup dan Salim Grup, mengumumkan rencana strategis untuk memperkuat struktur permodalan mereka. Langkah ini diambil melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) IV, atau yang dikenal sebagai private placement.

Keputusan korporasi ini diambil setelah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang telah diselenggarakan pada tanggal 26 Juni 2024. Informasi ini juga telah disampaikan melalui keterbukaan informasi perusahaan sebelumnya.

Melalui aksi korporasi ini, PANI berencana untuk menerbitkan sebanyak 72,48 juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham.

Dengan harga pelaksanaan yang telah ditetapkan, perseroan berpotensi menghimpun dana segar yang signifikan, diperkirakan mencapai sekitar Rp498,28 miliar. Dana ini sangat krusial untuk mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan ke depan.

Dana hasil private placement tersebut secara spesifik akan dialokasikan untuk menunjang kelangsungan operasional serta mendukung pengembangan bisnis dua entitas anak perusahaan. Dua anak usaha yang menjadi fokus utama investasi ini adalah PT Panorama Eka Tunggal dan PT Karunia Utama Selaras.

Seluruh saham baru yang akan diterbitkan dalam rangka PMTHMETD IV ini telah dipastikan akan diserap oleh investor nonafiliasi. Dua pihak yang akan menjadi pemegang saham baru adalah PT Victoria Jaya Abadi dan Providentia Wealth Management Ltd.

Dalam pelaksanaan penerbitan saham ini, PANI menetapkan harga pelaksanaan sebesar Rp6.875 per saham. Harga tersebut telah memenuhi regulasi Bursa Efek Indonesia yang mensyaratkan harga minimal 90% dari rata-rata harga penutupan saham selama 25 hari bursa berturut-turut sebelum pengajuan pelaksanaan private placement.

Aksi korporasi ini juga akan berdampak pada peningkatan jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan. Jumlahnya akan bertambah dari semula 18,117 miliar saham menjadi 18,189 miliar saham.

"Melalui aksi korporasi ini, perseroan akan memperkuat posisi keuangan sekaligus menunjang kelangsungan operasional dan pengembangan bisnis dua entitas anak, yakni PT Panorama Eka Tunggal dan PT Karunia Utama Selaras," seperti yang disampaikan dalam keterangan resmi perusahaan.