HOTNEWS.ID - Manajemen Persija Jakarta secara resmi merilis pernyataan pada Jumat (24/7) terkait dengan sanksi yang dijatuhkan oleh Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) kepada pelatih mereka, Shin Tae-yong.
Klub yang berjuluk Macan Kemayoran ini menegaskan bahwa mereka menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh KFA terkait situasi yang sedang berkembang. Pernyataan ini disampaikan menyikapi pemberitaan mengenai sanksi berat yang diterima oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Saat ini, Persija Jakarta memilih untuk menahan diri dan belum akan mengambil sikap resmi terkait kasus tersebut. Pihak manajemen menyatakan akan memantau perkembangan situasi dengan seksama.
"Persija akan terus memantau perkembangan, menjalin komunikasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait, serta mempelajari berbagai aspek yang berkaitan dengan situasi ini sebelum mengambil keputusan resmi," demikian tertulis dalam rilis resmi Persija.
Pernyataan tersebut juga menekankan bahwa segala informasi terkini mengenai perkembangan situasi ini akan disampaikan secara resmi melalui kanal komunikasi resmi Persija. Hal ini untuk memastikan transparansi dan kejelasan bagi publik serta para pendukung setia klub.
Sebelumnya, KFA telah menjatuhkan sanksi larangan melatih selama 10 tahun kepada Shin Tae-yong. Sanksi ini dikeluarkan sebagai respons terhadap laporan yang diajukan oleh pemain Ulsan Hyundai, klub yang pernah dilatih Shin Tae-yong.
Sanksi tersebut merupakan hasil pertemuan Komite Fair Play KFA pada awal bulan ini. Tiga poin utama sanksi yang dijatuhkan meliputi larangan melatih selama sepuluh tahun, larangan terlibat dalam kompetisi dalam jabatan apapun, serta pengusiran permanen dari klub.