HOTNEWS.ID - PT Niramas Utama Tbk. dengan kode emiten JELI, produsen terkemuka di sektor makanan dan minuman penutup bermerek Inaco, telah mengumumkan rencana penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Perusahaan ini secara resmi menetapkan kisaran harga awal sahamnya untuk investor publik.
Rentang harga yang ditetapkan oleh JELI berada di antara Rp900 hingga Rp1.120 untuk setiap lembar saham yang ditawarkan kepada masyarakat. Penetapan harga ini menjadi langkah krusial menjelang pencatatan resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dengan rentang harga tersebut, Niramas Utama berpotensi berhasil menghimpun dana segar yang signifikan, diperkirakan mencapai maksimal Rp392 miliar. Dana ini akan digunakan untuk mendukung ekspansi dan operasional perusahaan ke depan.
Berdasarkan prospektus awal yang telah dipublikasikan, JELI berencana menawarkan sebanyak 350 juta saham baru kepada publik. Jumlah ini setara dengan porsi kepemilikan sebesar 25,93% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO.
Jadwal pelaksanaan penawaran awal atau bookbuilding telah ditetapkan berlangsung selama periode 15 hingga 22 Juni 2026. Periode ini penting bagi investor untuk menentukan minat beli mereka terhadap saham JELI.
Perseroan menargetkan untuk memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 29 Juni 2026, sebagai syarat mutlak sebelum penawaran umum dimulai. "Perseroan menargetkan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 Juni 2026," demikian tercantum dalam dokumen resmi perusahaan.
Tahapan selanjutnya, masa penawaran umum secara resmi dijadwalkan pada 1 hingga 3 Juli 2026, diikuti dengan proses penjatahan saham yang akan dilaksanakan pada 3 Juli 2026. Distribusi saham kepada investor secara elektronik direncanakan pada 6 Juli 2026.
Pencatatan saham perdana JELI di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan akan dilaksanakan pada tanggal 7 Juli 2026. Tanggal ini menandai dimulainya status JELI sebagai emiten publik di pasar modal Indonesia.
Penjaminan penuh atau full commitment atas pelaksanaan penawaran umum perdana saham ini telah dipegang oleh PT Sucor Sekuritas, yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Dukungan penuh ini memberikan kepastian dalam proses IPO JELI.