HOTNEWS.ID - Riau Bhayangkara Run 2026 tak hanya mencatat kesuksesan penyelenggaraan, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Provinsi Riau. Acara lari akbar ini berhasil menarik 15.080 peserta.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau merilis analisis yang memperkirakan gelaran ini mampu menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp 58,9 miliar bagi daerah. Angka ini mencerminkan kekuatan ekonomi yang dihasilkan dari aktivitas olahraga berskala besar.

Estimasi dampak ekonomi tersebut berasal dari total belanja peserta yang diperkirakan mencapai Rp 42,5 miliar. Angka ini kemudian diolah lebih lanjut melalui pendekatan Tabel Input-Output (IO) untuk melihat efek berantai pada berbagai sektor ekonomi lokal.

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur secara kuantitatif dampak ekonomi langsung yang ditimbulkan oleh Riau Bhayangkara Run 2026 terhadap aktivitas ekonomi di Provinsi Riau. Pengukuran ini penting untuk evaluasi dan perencanaan acara serupa di masa mendatang.

Metodologi penelitian yang digunakan adalah kombinasi antara survei langsung terhadap 130 responden peserta dan data yang dihimpun dari pihak penyelenggara. Hasil survei dan data penyelenggara ini kemudian dianalisis menggunakan Tabel Input-Output Provinsi Riau.

Dari hasil survei terhadap para peserta, total pengeluaran yang dilakukan selama mengikuti acara diperkirakan menyentuh angka Rp 42,5 miliar. Pengeluaran ini meliputi berbagai kebutuhan selama acara berlangsung.

"Estimasi ekonomi dari Riau Bhayangkara Run 2026 ini didasarkan pada total belanja peserta yang cukup signifikan," ujar narasumber dari BPS Provinsi Riau, dilansir dari sumber berita asli.

Lebih lanjut, narasumber dari BPS Provinsi Riau menjelaskan bahwa analisis menggunakan Tabel Input-Output sangat penting. "Pendekatan ini memungkinkan kami melihat bagaimana setiap rupiah yang dibelanjakan peserta berputar dan memberikan efek berganda pada perekonomian Riau," kata beliau, dilansir dari sumber berita asli.

"Melalui survei terhadap 130 responden dan data penyelenggara, kami berhasil memetakan aliran dana yang masuk ke berbagai sektor lokal," tambah narasumber dari BPS Provinsi Riau, dilansir dari sumber berita asli.