HOTNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana ekspansi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang akan menambah kapasitasnya dari 75 Mega Watt (MW) menjadi 175 MW.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyatakan bahwa peningkatan kapasitas ini akan semakin mengukuhkan posisi daerahnya sebagai penyangga utama energi terbarukan nasional, khususnya dari sektor Energi Baru Terbarukan (EBT).

Rencana penambahan kapasitas PLTB ini telah mendapatkan penjelasan langsung dari Direktur Pembangunan Indonesia Timur Kementerian PPN/Bappenas RI, Ika Retna Wulandary, yang juga didampingi oleh jajaran pemerintah daerah.

"Penambahan kapasitas ini akan semakin memperkuat posisi daerah Sidrap sebagai lumbung energi terbarukan nasional dari Energi Baru Terbarukan (EBT)," ujar Syaharuddin Alrif saat meninjau PLTB Sidrap di Sulawesi Selatan pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Menurut Bupati Syaharuddin, inisiatif penambahan daya listrik dari sumber EBT ini merupakan bagian integral dari agenda strategis Bappenas untuk mendukung proyek-proyek vital di Sulawesi Selatan. Proyek ini juga dirancang sebagai percontohan pengembangan energi bersih di seluruh Indonesia.

"PLTB Sidrap merupakan pembangkit listrik tenaga angin pertama di Indonesia yang saat ini memiliki kapasitas terpasang 75 megawatt (MW)," jelas Bupati Syaharuddin Alrif.

Pemerintah Kabupaten Sidrap kini tengah memfokuskan pengembangan PLTB baru di dua lokasi strategis, yaitu kawasan Lawawoi dan Lainungan, yang diproyeksikan akan menambah sekitar 100 MW kapasitas energi.

"Pengembangan tersebut tidak hanya akan meningkatkan kontribusi Sidrap dalam penyediaan energi bersih, tetapi juga membuka peluang investasi hijau yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan," tegas Bupati Syaharuddin Alrif.

Sebelumnya, Direktur Pembangunan Indonesia Timur Kementerian PPN/Bappenas RI juga telah menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendukung dan memfasilitasi pengembangan energi baru terbarukan.