HOTNEWS.ID - Pertandingan krusial dalam lanjutan Grup I Piala Dunia 2026 akan segera tersaji, mempertemukan tim nasional Irak melawan tim nasional Norwegia. Duel ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama mengincar poin penuh demi menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.

Bentrok dua tim yang berbeda benua ini dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, 17 Juni 2026, tepatnya pukul 05.00 WIB. Lokasi pertandingan telah ditetapkan di Boston Stadium, yang terletak di Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat.

Timnas Norwegia memasuki ajang akbar ini dengan status sebagai salah satu tim kejutan atau kuda hitam yang berpotensi menebar ancaman serius bagi tim-tim unggulan lainnya. Mereka membawa amunisi pemain yang rutin menunjukkan performa konsisten di kompetisi elite Eropa.

Motivasi tinggi terlihat jelas dari skuad Norwegia, di mana mereka berambisi besar untuk melampaui capaian di edisi Piala Dunia sebelumnya yang seringkali terhenti di fase awal. Tujuannya adalah menembus fase gugur turnamen ini.

Sektor lini serang Norwegia menjadi sorotan utama, terkhusus dengan kehadiran Erling Haaland sebagai ujung tombak serangan andalan mereka. "Ia diprediksi akan mendapat dukungan dari Martin Ødegaard dan Antonio Nusa yang mampu menciptakan peluang dari lini kedua," mengindikasikan peran penting gelandang serang dalam membangun serangan.

Namun demikian, timnas Irak tidak bisa dipandang sebelah mata sama sekali oleh calon lawan mereka tersebut. Wakil dari benua Asia ini dikenal memiliki organisasi permainan yang sangat disiplin serta memiliki semangat juang yang tinggi saat berlaga di turnamen besar.

Irak juga diperkuat oleh beberapa pemain senior yang memiliki pengalaman bertanding di level internasional, seperti Ayman Hussein dan Ali Adnan. Kedua pemain ini dinilai mampu menghadirkan ancaman melalui skema bola mati maupun situasi serangan balik cepat yang mematikan.

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan dengan tempo terbuka karena kedua kesebelasan sangat membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang mereka tetap terbuka untuk melaju dari babak penyisihan grup. Norwegia diperkirakan akan mendominasi penguasaan bola, sementara Irak akan mengandalkan pertahanan yang solid dan transisi menyerang kilat.

Mengenai prediksi formasi, Irak di bawah asuhan Jesus Casas kemungkinan besar akan menurunkan skema 4-2-3-1, mengandalkan Jalal Hassan di bawah mistar gawang dan Ayman Hussein sebagai penyerang tunggal. Sementara itu, Norwegia yang dilatih Stale Solbakken kemungkinan akan tampil agresif dengan formasi 4-3-3, dengan trio Nusa, Haaland, dan Sorloth di lini depan.