HOTNEWS.ID - Setelah kepergian Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal dari panggung internasional baru-baru ini, perhatian publik kini beralih sepenuhnya pada prediksi pemenang Piala Dunia 2026. Momen ini menjadi titik balik penting karena sebelumnya banyak spekulasi bahwa turnamen tersebut akan menjadi ajang perpisahan penuh kejutan bagi sang megabintang dengan ambisi membawa pulang trofi emas.
Ajang FIFA World Cup 2026 dipastikan akan menyajikan atmosfer kompetisi yang sangat berbeda karena penerapan format baru yang lebih inklusif. Sebanyak 48 negara peserta akan dibagi ke dalam 12 grup, dan babak gugur kini akan dimulai dari fase 32 besar.
Format yang diperluas ini secara signifikan meningkatkan jumlah pertandingan, yang diperkirakan akan mendorong terjadinya lebih banyak gol dan potensi kejutan tak terduga dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Argentina, yang berhasil meraih gelar juara di Qatar 2022 bersama Lionel Messi, akan datang sebagai tim juara bertahan.
Mereka akan kembali diperhitungkan sebagai salah satu kandidat utama, bersaing ketat dengan Brasil yang kini diasuh oleh Carlo Ancelotti dan bertekad mengakhiri penantian panjang gelar sejak tahun 2002. Dari konfederasi Eropa, sebanyak 16 tim telah memastikan tempat mereka di putaran final, termasuk raksasa sepak bola seperti Jerman dan Prancis, juara edisi 2018.
Menariknya, Italia menjadi satu-satunya mantan juara dunia yang gagal lolos ke turnamen kali ini, menambah misteri mengenai peta kekuatan di Amerika Utara. Dari Asia, terdapat sembilan wakil yang lolos melalui kualifikasi AFC, sementara Selandia Baru mewakili zona OFC.
Afrika mengirimkan sepuluh negara, di antaranya Tanjung Verde yang menorehkan sejarah dengan debut Piala Dunia pertama mereka, bersama Curaçao, Yordania, dan Uzbekistan yang juga menjalani penampilan perdana. Tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, otomatis lolos sebagai wakil zona CONCACAF.
Inggris, yang masih mendambakan gelar juara dunia pertama sejak tahun 1966, serta Spanyol yang datang dengan status juara Eropa, juga dianggap sebagai tim sangat kuat menjelang turnamen akbar tersebut. Dengan kombinasi tim mapan dan pendatang baru, Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi edisi paling kompetitif dalam sejarah.
Untuk mendapatkan gambaran objektif mengenai peluang masing-masing tim, Opta telah menjalankan analisis mendalam menggunakan superkomputer mereka sebanyak 25.000 kali simulasi sebelum turnamen resmi bergulir. Hasil simulasi ini memberikan panduan menarik mengenai tim mana yang paling diunggulkan.
Dilansir dari Bisnis.com, Spanyol muncul sebagai favorit utama dalam prediksi tersebut, memegang peluang juara sebesar 16,1% dari keseluruhan simulasi yang dilakukan.