HOTNEWS.ID - Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Keuangan kembali menawarkan instrumen Surat Berharga Negara (SBN) ritel, yaitu Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri ORI030. Penawaran kupon kali ini mencapai puncaknya, yakni hingga 7% per tahun.
Tingkat imbal hasil sebesar 7% tersebut merupakan yang tertinggi yang pernah ditawarkan sejak penerbitan seri ORI015 pada tahun 2018 lalu. Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan daya tarik bagi investor individu yang mencari pendapatan tetap.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan telah menetapkan dua seri untuk penawaran ORI030. Seri ORI030-T3 dengan tenor tiga tahun ditawarkan dengan kupon sebesar 6,9%, sedangkan ORI030-T6 dengan tenor enam tahun menawarkan kupon 7%.
Masa penawaran resmi untuk ORI030 dibuka mulai tanggal 6 Juli 2026 pukul 09.00 WIB dan akan ditutup pada 30 Juli 2026 pukul 10.00 WIB. Investor dapat mengajukan pemesanan melalui mitra distribusi yang terhubung dengan sistem elektronik e-SBN.
Kupon yang ditawarkan pada seri ORI030 ini menunjukkan lonjakan signifikan jika dibandingkan dengan seri sebelumnya, yaitu ORI029. Pada ORI029 yang terbit awal tahun 2026, pemerintah hanya mematok kupon 5,45% untuk tenor tiga tahun dan 5,80% untuk tenor enam tahun.
"Pemerintah menawarkan kupon Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri ORI030 hingga 7% per tahun, menjadi tingkat imbal hasil tertinggi dalam delapan tahun terakhir atau sejak penerbitan ORI015 pada 2018," demikian disampaikan dalam informasi resmi.
Secara historis, kupon ORI030 ini menjadi yang tertinggi sejak ORI015 yang sempat menawarkan imbal hasil sebesar 8,25% pada tahun 2018. Setelah periode tersebut, imbal hasil cenderung menurun seiring dengan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) antara tahun 2019 hingga 2022.
Tingginya kupon ORI030 saat ini memberikan premi yang menarik terhadap BI Rate yang saat ini berada pada level 5,75%. Hal ini berarti ORI030-T3 menawarkan spread sekitar 115 basis poin, sementara seri enam tahun menawarkan spread 125 basis poin di atas suku bunga acuan Bank Indonesia.
ORI merupakan instrumen Surat Berharga Negara (SBN) ritel yang ditujukan khusus bagi investor individu Warga Negara Indonesia. Instrumen ini menawarkan kupon tetap (fixed rate) yang akan dibayarkan secara rutin setiap bulan hingga jatuh tempo tiba.