HOTNEWS.ID - Perhelatan kualifikasi kelas Moto3 di Sirkuit Assen pada tahun 2026 menyajikan dinamika persaingan yang sangat ketat di lintasan balap ikonik tersebut. Para pembalap muda menunjukkan potensi besar mereka dalam upaya meraih posisi grid terbaik untuk balapan utama.
Salah satu sorotan utama dalam sesi tersebut adalah penampilan mengesankan dari pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama. Ia berhasil menampilkan performa yang konsisten dan menjanjikan sepanjang sesi kualifikasi yang berlangsung sengit.
Veda Ega Pratama berhasil melewati tantangan di sesi kualifikasi pertama (Q1) dengan hasil yang gemilang dan memuaskan. Pencapaian ini menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh dalam penentuan posisi start.
Berkat performa apiknya di Q1, Veda sukses menempatkan dirinya di posisi ketiga, sebuah hasil yang memastikan langkahnya untuk melaju ke sesi penentuan pole position, yakni kualifikasi kedua (Q2).
Sesi Q2 menjadi momen krusial yang menentukan posisi start utama para pembalap terbaik di grid. Kondisi trek saat itu terpantau cukup hangat, dengan suhu permukaan mencapai 47 derajat Celsius.
Pada awal Q2, Veda Pratama sempat menunjukkan kecepatan yang sangat menjanjikan dan mampu bersaing di papan atas klasemen sementara. Ia sempat menempati urutan kedua dalam tujuh menit pertama jalannya sesi.
Meskipun demikian, persaingan semakin memanas di menit-menit akhir, yang memaksa Veda harus puas mengamankan posisi start dari baris ketiga. Sementara itu, pole position berhasil direbut oleh pembalap bernama Quiles.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, dinamika persaingan ketat ini menunjukkan betapa kompetitifnya kelas Moto3 di musim 2026, di mana setiap posisi sangat sulit untuk didapatkan.
"Perhelatan kualifikasi kelas Moto3 di Sirkuit Assen pada tahun 2026 menyajikan dinamika persaingan yang ketat di antara para pembalap muda," demikian disampaikan dalam narasi awal artikel tersebut.